Celebrity
Tatjana Saphira Tunda Kuliah

18 Aug 2015

Bintang  Getting M4rried dan Runaway yang kini lebih dikenal sebagai aktris film ini sudah memulai kariernya sebagai model iklan sejak usia dua tahun. Tak heran jika ia luwes mengikuti arahan pengarah gaya saat pemotretan cover femina.

Mantap Tunda Kuliah
Selain menambah percaya diri, disiplin olahraga juga bisa menjadi modal bagi Tatjana untuk mendapatkan peran yang ia inginkan. “Suatu hari nanti saya ingin berperan sebagai wanita perkasa dan kuat, seperti agen rahasia atau petarung, yang mengharuskan saya melakukan latihan fisik secara intensif,” aku gadis yang ternyata hobi memasak, terutama membuat kue dan roti ini.

Meski masih belia, Tatjana ternyata sudah cukup matang dalam merencanakan masa depannya. Selepas SMA ia sengaja menunda melanjutkan kuliah. “Saya belum yakin ingin kuliah apa, antara bisnis atau art and design. Jadi, daripada asal kuliah, rasanya lebih baik saya menundanya. Selain itu, saya juga ingin kuliah dengan uang saya sendiri. Jadi sekarang saya putuskan berkarier dulu dan menabung. Sebelumnya sudah saya bicarakan dengan orang tua  dan mereka mendukung keputusan saya,” ujarnya, bersyukur.
Saat berbincang dengan femina, ia baru saja selesai syuting film Negeri Van Oranje, yang bercerita tentang persahabatan 5 orang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Belanda. Di film ini ia menjadi satu-satunya wanita di antara bintang lain: Abimana Aryasatya, Arifin Putra, Ge Pamungkas, dan Chicco Jericho.

Berperan sebagai Lintang, selama syuting film itu Tatjana merasa seperti sedang liburan bersama empat orang kakak laki-laki yang seru. Cuaca yang dingin, bahkan sempat terjebak badai salju saat syuting di Belanda dan Budapest tidak membuatnya kapok, bahkan jadi pengalaman yang menyenangkan.

Tatjana  juga sedang mempersiapkan diri untuk  syuting film terbaru, I am Hope, bersama Alessandra Usman, Fakhri Albar, dan aktor kawakan Tio Pakusadewo. Di film ini ia berperan sebagai seorang gadis yang divonis kanker saat hampir meraih cita-cita.

Demi mendalami peran, Tatjana belajar memahami emosi dan realitas yang dihadapi para penderita kanker lewat berbagai film dan mengunjungi rumah singgah yayasan kanker. Karena ini pulalah, pengagum sutradara David Fincher, Tim Burton, Jason Reitman, dan Steven Spielberg ini mengaku begitu mencintai dunia peran dan beruntung bisa terjun ke dunia ini. Ia bisa belajar tentang banyak hal saat melakoni suatu peran.

“Meski tahun ini saya tidak kuliah, tidak berarti saya tidak belajar, lho. Selama syuting 13 episode Stereo misalnya, saya belajar tentang dunia tarik suara, dari olah vokal, rekaman, sampai pembuatan videoklip dari cast lain yang memang berlatar belakang penyanyi,” ujar gadis yang gemar bermain gitar ini. “Seru, ‘kan?”

Mumpung masih muda, Tatjana ingin menggali potensi dirinya semaksimal mungkin.  Tak hanya eksplorasi peran, ia ingin sekali menulis novel, misalnya. Ia ingin   menulis tentang perjalanan seseorang menemukan jati dirinya. Menurutnya, pemikiran-pemikiran yang ada dalam novel itu lahir dari hobi traveling-nya saat menikmati keindahan alam dan arsitektur kota yang ia kunjungi. 

Ternyata masih ada lagi yang ingin ia kerjakan. Mengaku sebagai pribadi yang cenderung introver, ia berencana belajar public speaking. Menurutnya, ilmu itu akan sangat berguna baginya sebagai public figure, agar lebih luwes dan percaya diri bicara di depan umum.
“Semua pilihan yang saya ambil adalah proses dan bagian dari perjalanan hidup saya,” ujarnya bijak. Ia tahu masih jauh perjalanan yang harus ia tempuh. lmu yang harus ia pelajari dalam menjalani karier aktingnya pun masih banyak. Apalagi ia juga masih punya keinginan lain, yaitu berbisnis event organizer dan katering. “Banyak, ya, maunya? Ha… ha.. ha.... Tapi saya senang, karena saya amat menikmati proses belajar dalam mencapai semua keinginan saya ini,” kata Tatjana, menutup wawancara sambil tersenyum.(Nuri Fajriati)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?