Food Review
Steak di Suasana Peternakan

20 Nov 2011

Sinou Steak tetap percaya diri, meski tidak mengikuti tren steak harga miring, seperti yang digunakan banyak konseptor sebagai strategi meraih penggemar. Gaya country ala peternakan sapi Amerika yang menjadi tema interiornya membuat femina terkesan. Tumpukan jerami, kandang-kandang kayu, lantai teras bertapak kaki sapi, hingga lonceng sapi di atas meja yang menjadi ‘alat panggil’ pramusaji, menjadi elemen yang sengaja dipilih tim Ali Reza, sang pemilik, kala merancang steakhouse ini.

Inspirasi menu dipilih berkat larisnya sajian steak di resto trendi Sinou Kaffe yang juga dimiliki Reza. Berjodoh, karena pria yang berkolaborasi bersama istrinya ini, toh, mengantongi pengalaman kerja di sebuah steakhouse di Australia.

Pelayan yang mengenakan baju peternak sapi Amerika hadir menyajikan Sirloin Wagyu, ke meja femina. Hmmm, asap steak masih mengepul, memenuhi salah satu syarat hidangan panas. Lunak saat diiris, juicy saat dikulum. Terasa lezatnya lemak wagyu di mulut. Saus jagoan Sinou's Sauce Creamy Delicious (butter-mustard sauce) mendongkrak kekayaan rasa pada steak ini.

Wangi pedas merica milik blackpepper sauce menyelimuti Lamb Chop, icip-icip berikutnya. Daging domba Australia ini minus aroma prengus, tentunya. Tingkat marination-nya (penyerapan bumbu) ideal. Sirloin USA Steak juga ada. Siap disantap dengan saus lain yang tak kalah lezat.

Lokasi: Jl Senopati Raya No.35 Jakarta Selatan. Telp: (021) 5213011. Jam buka: 11.00 – 23.00 WIB . Harga*): Makanan: Rp47.000 – Rp95.000 Minuman: Rp9.000 – Rp12.000. Suasana: Kasual, dilengkapi wifi.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.

Aria Novitasari



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?