Inspirasi mendirikan Oh La La Maison hadir ketika Nerry Tandean bersantap di sebuah brasserie di Paris. “Selalu, 60% - 70% pengisi liburan saya dan suami adalah makan-makan. Dan, kesan paling kuat yang muncul selama di Paris adalah banyaknya tempat makan kasual. Tak mesti fine dining,” kata Nerry.
Pemilik PT Oh La La International ini langsung terpikir untuk melebarkan konsep Oh La La Café. Berbeda dengan kafe yang tenar sejak 1990 itu, di sini menunya lebih ekstensif. Logo baru Parisian Chic bergambar wanita berambut pendek-energik adalah visualisasi modernitas.
Oh La La Maison akhirnya dibuka Februari lalu. Suami Nerry mendesain lampu berlekuk art deco pada bar, sementara Nerry menuang warna favoritnya, merah, pada beberapa tudung lampu dan pajangan. “Bagaimanapun, jiwa pemilik harus hadir,” katanya. Foto-foto sidewalk Prancis adalah hasil jepretan teman.
Hidangan Prancis disebut Nerry sebagai acquired taste. Harus ada pengalaman dan kebiasaan dalam meresepsinya. Ini alasan di balik ketiadaan dua hidangan favoritnya, seperti blue cheese (aromanya terlalu tajam) atau beef tartare (raw beef), guna menghindari waste.
Chef Roy Dirgantara bercerita kepada femina bagaimana ia telaten memasak Lamb Shank di atas api kecil selama 3 jam. Belum lagi Papillote de Poisson (ikan red snapper berbungkus kertas). Ia mengukusnya dalam kuah white wine, lemon vinaigrette, dan leek confit. Aromatik!
Hadir pula Escargots de Bourgogne. Hidangan keong air tawar khas Prancis itu beraroma thyme dan dimasak dalam fondue tomat. Femina menikmatinya, di sela-sela sesapan cappuccino. Oh ya, jangan lupakan racikan kopi Oh La La yang selalu terkenal itu, binaan head barista Daniel Kaurranny. Mantap! (TN)
Lokasi: Bellagio Boutique Mall, Jl. Mega Kuningan Barat UG, 12A & 14A, Jak-Sel. Telp: (021) 30029725. Jam buka: 07.00-02.00 WIB. Harga: Rp42.000-Rp160.000 (belum termasuk pajak …..%). Suasana: Berada di lobby, dengan eksterior leluasa, berlindung kanopi merah cantik dan pemandangan air mancur.




