Penuh pesona ruang makan beraroma Belanda. Pikat Allium yang mengingatkan pada hangatnya sentuhan nenek di dapur ini membuat femina jatuh hati. “Demi mengejar suasana baheula, kami sengaja memakai pajangan milik Nenek,” urai Sasha Tahir, salah satu pemilik. Benda-benda nyeni ditempatkan secara spontan, menghasilkan kesan ruang kasual. Radio antik, reklame dinding jadul, sampai grandfather clock .
Sang paman, Reiza Rajasa, didaulat sebagai koki, sementara bagian hitung-hitung duit jadi jatahnya Iman Buchari, sang sepupu. Kata Allium sativum, nama Latin bawang putih, dipilih sebagai nama catchy untuk resto ini.
Masih berbau kekeluargaan, menu berputar pada hidangan Barat favorit keluarga. “Masakan arisan kami selalu kebanjiran pujian. Karena itulah, kami optimistis untuk menyajikannya sebagai bagian dari daftar menu di sini,” kata Reiza, yang juga seorang arsitek.
Cobalah menu Special Herbed Rice & Sausage, nasi goreng versi Mediterania karena melibatkan oregano, thyme, dan bay leaves. Disanding sosis sapi berlumur brown stock. Gurih dan aromatik.
Ada juga Swedish Meatballs berlumur lingonberry jam. Selai dari buah yang merupakan keluarga berry ini, saking populernya di Swedia, lumrah digunakan pada sajian daging merah, tak hanya di pai manis.
Tutup acara santap dengan Apple Crumble and Vanilla Ice Cream. Crumble garing, kontras dengan apel yang disetup lunak. Panas sekaligus dingin. Penutup makan yang unik!
Lokasi: Jl. Dharmawangsa VI No.46. Telp: (021) 72780645. Harga*): Mulai dari Rp3.000-Rp.83.000. Jam buka: 11.00 – 21.00 WIB (Selasa tutup). Suasana: Kedai dengan suasana rumah Eropa kuno.
*) Harga bisa berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.
Valentina Limbong


