Celebrity
Senang Usaha Kuliner

20 Mar 2015

Besar di kalangan keluarga pencinta seni, bakat alami dalam diri Chicco Jerikho makin tumbuh. Ibunya, Debbie Charumilind, adalah pelukis dan pemain piano, sedangkan ayahnya, Chana Charumilind, adalah pengusaha yang juga gemar nonton film. Sejak masih kecil, sang ayah sering mengajaknya nonton film bersama.  Agaknya, hal itulah yang membuat Chicco kemudian jatuh hati pada  dunia seni peran.

    “Top Gun adalah film pertama yang membuat saya tertarik menekuni dunia akting. Saat itu, saya masih duduk di bangku SD dan bertekad dalam hati, ‘Suatu saat saya pasti bisa main film,’” kenang bungsu dari 2 bersaudara ini, tertawa. 

    Melihat keinginan besar Chicco menjadi bintang film sejak usia dini, sang ibu pun tergerak mendaftarkan putra bungsunya itu di berbagai pemilihan modeling. Awalnya Chicco menolak karena merasa tak cocok menjadi model. Namun, menurut sang ibu, ajang pemilihan model bisa menjadi langkah awal untuk bisa membintangi sinetron maupun film.

    Prediksi sang ibu terbukti benar. Usai menjadi finalis cover boy sebuah majalah remaja pada tahun 2000, Chicco langsung dibanjiri tawaran casting. “Proses dan jalan yang harus saya tempuh untuk menjadi aktor memang panjang dan berliku. Saya berkali-kali gagal casting. Namun, saya percaya, segala upaya dan kerja keras pasti akan membuahkan hasil,” ujarnya, bijak.

    Diakui Chicco, profesi aktor film memberinya banyak tantangan seru. Ia mengaku sangat menikmati proses memerankan berbagai macam karakter yang berbeda-beda. Mulai dari Sani si tukang ojek dan pelatih bola, hingga yang terbaru: Ben, anak petani kopi yang kemudian menjadi peracik kopi.

    Untuk mendalami peran dalam film Filosofi Kopi yang juga disutradarai Angga itu, ia mengikuti sekolah barista di Kafe ABCD, Pasar Santa, Jakarta. Agar paham benar soal meracik kopi, Chicco mengambil semua kelas, mulai dari Appreciation Class, Brewing Class, Cupping Class, hingga Definitive Espresso Class. “Mengikuti kelas barista membuat saya takjub. Membuat secangkir kopi ternyata butuh proses panjang yang tak mudah. Sebelumnya, saya  asal banget kalau bikin kopi,” ujar Chicco, yang di film terbarunya ini beradu akting dengan Julie Estelle dan Rio Dewanto.

    Karena film ini pula, ia mengaku jadi lebih bangga pada Indonesia sebagai salah satu negara penghasil jenis kopi terbaik di dunia. Membanggakannya lagi, ia kini juga sudah mahir meracik kopi sendiri. Bahkan, setelah pembuatan film, ia merealisasikan kafe yang tadinya sebagai latar scene syuting menjadi kafe betulan yang dikelolanya. Kafe Filosofi Kopi yang terletak di bilangan Blok M ini memang istimewa karena pengunjung akan disuguhi petualangan menyesap kopi hasil racikan Chicco dan Rio sendiri!

     Terjun di usaha kuliner bukan mainan baru bagi Chicco. Sebelumnya, Chicco sudah dipercaya mengelola restoran milik keluarga, CJ Tom Yam, di Lebak Bulus, yang menghidangkan santapan lezat dari negara asal ayahnya, Thailand. Tampil kasual mengenakan T-shirt abu-abu dengan rambut yang diikat ke belakang, Chicco mempersilakan femina mencicipi berbagai hidangan yang menggoyang lidah sambil   wawancara.

    Sosok Chicco sekarang memang terlihat lebih matang, baik dalam berpenampilan maupun bersikap. Penggemar Johnny Depp ini mengaku, beragam permasalahan hiduplah yang membuatnya jadi  makin dewasa. Tak terkecuali soal kandasnya hubungan cintanya bersama Laudya Cynthia Bella yang telah ia jalani selama 5 tahun. Namun, meski sudah tak lagi menjalin cinta, Chicco mengaku masih berteman baik dengan sang mantan kekasih.
“Saya dan Bella tetap bersahabat dan saling support. Kami masih saling menelepon dan ngobrol. Di acara promo film Bella beberapa waktu lalu, saya hadir untuk mendukungnya. Meski sudah putus, bukan berarti kami jadi musuh. Saya kenal Bella dengan cara yang baik, berakhirnya juga harus dengan cara yang baik,” kata Chicco.

Agaknya, kegagalan cinta telah mengajarkannya untuk bisa lebih ikhlas menjalani hidup. Dampaknya, ia bisa makin fokus dalam bekerja. Menurutnya, keputusan untuk mengakhiri hubungan cinta dengan Bella yang berbeda agama sudah bagian dari takdir-Nya. “Jodoh itu di tangan Tuhan. Makanya, saya berdoa saja memohon yang terbaik. Kalau nantinya saya dan Bella berjodoh, itu sudah jalan dari Tuhan,” pungkas Chicco, yang bercita-cita ingin mengembangkan karier filmnya hingga go international, sambil tersenyum.(Rizka Azizah)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?