Food Review
Satai Ala Korea

28 Nov 2011

Dekorasi hanbok di dinding dan tayangan KBS, stasiun televisi Korea, yang terpasang, memperkental suasana negeri Korea di resto  Ccozi and Friends, sebuah tempat makan kasual ala Korea. Anda yang pernah traveling ke Korea mungkin mengenali sajian dari cabang kedua milik Woo KH ini sebagai jajanan populer.  “Konsepnya menyajikan street food ala Korea,” jelas Woo.

Hidangan satai jadi unggulan. Terdiri dari satai daging sapi, daging ayam dan sosis daging sapi. Semua satai diolah dalam bumbu kecap asin, bawang putih, dan jahe. Disiasati Woo dengan sedikit kecap manis agar lekas akrab di lidah Indonesia.

Saat akan dibakar, pilih di antara 3 bumbu olesan, yakni teriyaki, hot, dan extra hot. Woo merahasiakan basis dari bumbu pedas tersebut. Bumbu dioles sesekali pula ke satai saat dibakar. Ingin yang tanpa olesan bumbu? Pilih saja versi original.

Nikmati pula Kim Ma Ri, sejenis lumpia, namun kulitnya terbuat dari gim (rumput laut) yang membungkus japchae (suun-sayur tumis minyak wijen). Sensasinya unik karena suun Korea jauh lebih kenyal dibanding suun biasa.

Coba juga Tok Bo Ki, adonan tepung ketan pedas berkuah gochujang (bumbu cabai Korea) dan bertabur wijen. Tok Bo Ki dalam kuah keju yang meski bukan tradisional namun tak kalah populer, juga tersedia. Selamat mencoba!

Lokasi: Mall Gandaria City LG No. L103. Telp: (021) 29053315. Jam buka: 10.00 – 22.00 WIB. Harga*): Rp5.000  – Rp35.000 (belum termasuk pajak 10%). Suasana: Serba putih dengan aneka frame tematik Korea.

Valentina Limbong



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?