Rekan sesama manajer selalu muncul dengan ide-ide out of the box. Tetapi, giliran berkoordiinasi untuk proses eksekusi, dia selalu lepas tangan. Alasan andalannya, “Saya percaya, untuk eksekusi, kalian adalah jagoannya.” Ia juga tidak pernah memberikan solusi saat bawahannya mentok. Ketika rekan kerja tersebut melemparkan ide yang menarik, jangan langsung diterima, tetapi tantang terus ide dan pemikirannya, termasuk ketika dihadapkan pada permasalahan yang mungkin muncul di lapangan. Sebab, kita harus bisa membayangkan saat ide tersebut diaplikasikan di lapangan.
Dalam diskusi itu, ajak rekan Anda untuk bersama-sama memikirkan KPI keberhasilan dari ide tersebut. Hal ini akan memudahkan saat kita harus menentukan langkah-langkah implementasi berdasarkan KPI tersebut.
Libatkan dia dalam rapat koordinasi secara reguler untuk melakukan cek ulang terhadap tiap langkah yang dilakukan agar dapat memenuhi target sesuai KPI yang telah disepakati. Katakan saja bahwa kita ingin memberikan update terhadap eksekusi dari idenya tersebut. Biasanya, orang-orang visioner seperti ini akan mudah tergerak memberikan masukan saat ia melihat ada hal-hal yang kurang pas dengan visinya itu. (f)


