Resto Jepang yang mengedepankan menu ramen kian bermunculan. Kuah melimpah dalam sebuah mangkuk besar merupakan ciri khas mi Jepang ini, sekaligus keistimewaannya. Seni menyantap ramen, ya, menyeruput kuahnya yang banyak itu, lalu diikuti menyantap ‘isian’ mi dan lainnya.Jika Anda termasuk salah satu yang mulai mengakrabi santapan ini, Wabitoya Ramen menjadi salah satu yang bisa dituju. Posisi resto yang baru dibuka dalam hitungan bulan ini sedikit ngumpet di sebuah gedung kantor di bilangan Wahid Hasyim, Jakarta. Tempatnya yang mungil menjadi bonus bagi Anda yang senang menikmati ’keintiman’ dalam sebuah tempat makan yang tidak besar namun bersuasana rumahan.
Khas resto-resto ramen, buku menunya menampilkan deretan panjang mi dengan aneka kuah dan bahan isi. Biasanya, tenggelam dalam keasyikan memilih dan menjatuhkan pilihan pada salah satu mi ini menjadi kesenangan tersendiri bagi sebagian orang.
Yang laris adalah Jigoku Ramen. Kuahnya yang merah dengan cita rasa pedas menggigit (paduan minyak cabai besar, cabai rawit cabai bubuk) bisa dipesan dalam aneka tingkat kepedasan. Tak mengherankan, mi ini sering jadi ajang ’adu kekuatan’ tingkat toleransi tamu pada rasa pedas. Menurut pramusajinya, pesanan tingkat kepedasan Jigoku Ramen tertinggi selama ini berada di tingkat nomor 8 (padahal angka tertinggi ada di nomor 25!). Merasa ‘tertantang’, femina pun memesan Jigoku Ramen nomor 8. Rasanya? Puedess luar biasa! Menyengat sampai ke kerongkongan, tapi pedasnya bikin ketagihan. Mantap berpadu dengan bumbu kaldu gurih, mi, daging ayam, dan telur rebus!
Tak ingin yang pedas? Coba Shio Ramen, mi dengan kuah bening yang gurih dan sedap, atau Wabito Curry Ramen (kuah kari kental). (LM)
Lokasi: Jl. Wahid Hasyim No. 71, Jakarta Pusat. Telp: (021) 3923810. Harga*: Rp15.000 – Rp55.000. Jam buka: 11.30 – 15.00 WIB dan 17.30 – 22.00 WIB (split hour). Suasana: Modern dan nyaman.
*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap


