Trending Topic
Potret Anak Jalanan Ibukota

24 Jul 2012

Di tengah keceriaan anak-anak yang merayakan Hari Anak Nasional hari ini (23/07), tak bisa diabaikan bahwa masih banyak anak yang hidup di jalanan. Pemandangan anak-anak kecil, dari balita hingga remaja, mengemis di lampu merah atau jembatan, rasanya semakin mudah kita temui. Situasi ini seakan-akan menggambarkan betapa kerasnya untuk mempertahankan hidup di kota besar.

Tidak itu saja, anak-anak yang hidup di jalanan ini rentan eksploitasi, baik yang dilakukan oleh orang tua mereka, maupun sindikat perdagangan anak. Padahal mereka berhak untuk mendapatkan perlindungan hukum atas upaya eksploitasi dan tindakan diskriminasi. Sayang, semua regulasi yang mengatur hak bagi anak-anak untuk mendapatkan akses dan fasilitas, tidak dapat mereka dapatkan.

Sejumlah organisasi masyarakat dan pemerintah tidak tinggal diam. Yayasan Rumah Zakat memberikan bantuan tabungan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak. Ada juga program “Jakarta Bebas Anak Jalanan” Kementerian Sosial yang memberikan bantuan kepada anak jalanan di seputar Jakarta. Dan secara terpadu Kementerian Sosial, Kementerian lainnya, Kepolisian RI serta Pemerintah Daerah juga memberikan bantuan sosial melalui  bimbingan dari Rumah Singgah dan mendapatkan pendampingan intensif dan terpadu dari para Satuan Bakti pekerja sosial, relawan sosial, satuan polisi pamong praja dan unit Pelayanan Perempuan dan Anak dari Polres di masing-masing wilayah.

Namun usaha ini tampaknya masih sulit untuk membendung peningkatan jumlah anak jalanan di Jakarta. Berdasarkan data dari Kementerian Sosial (dikutip dari kompas.com) saat ini terdapat sekitar 8.000 anak jalanan di Jakarta, dan setiap tahunnya terjadi penambahan sekitar 1.000 anak.

Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menegakkan undang-undang perlindungan anak ke dalam aksi nyata melalui program yang efektif. Dukungan kita secara nyata pun dibutuhkan untuk menyelamatkan masa depan 230 ribu anak jalanan di Indonesia, yang merupakan generasi penerus bangsa. Misalnya dengan memberikan donasi ke KPAI.

Woro Hartari Trianti


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?