Tubuhnya tegap dengan garis wajah tegas yang dibuat sendu karena tatapan matanya yang dalam. Henry Cavill (29) jelas memiliki segala kualitas yang dapat membuat banyak hati wanita meleleh. Sayangnya, pesona aktor asal Inggris ini tak cukup kuat untuk memuluskan kariernya. Puluhan penolakan yang membuatnya dijuluki pria paling tidak beruntung di Hollywood, ternyata membawa hikmah. Akhirnya, ia mendapatkan peran yang paling diidam-idamkan, yaitu Superman atau Si Manusia Baja.
Man of Steel menjadi salah satu film yang sangat ditunggu-tunggu tahun ini. Di bawah arahan Zack Snyder dan di bawah supervisi Christopher Nolan, film francise Superman ini diprediksi akan menjadi film yang spektakuler. Setelah sempat membuat para pencinta film superhero penasaran, Zack akhirnya mengumumkan bahwa Henry yang akan menjadi pemeran Clark Kent atau Superman.
Sebetulnya, di tahun 2004 Henry telah ditetapkan oleh sutradara McG sebagai pemeran Superman dalam Superman Returns. Namun, karena suatu alasan, McG menarik diri dari film tersebut dan diambil alih oleh sutradara Bryan Singer yang langsung melakukan perubahan dan memilih Brandon Routh sebagai pemeran Superman.
Nama Henry juga sempat dipertimbangkan untuk berperan sebagai Edward Cullen dalam film Twilight. Stephanie Meyer, penulis serial itu, bahkan menyebut Henry sebagai pemeran sempurna karakter si vampir seksi itu. Sayang, saat film akan diproduksi, Henry dianggap sudah terlalu tua untuk memerankan Edward yang masih berusia 17 tahun. Ini bukan hanya sekali Henry ‘kecolongan’ oleh Robert Pattinson. Sebelumnya, Henry juga nyaris menjadi pemeran Cedric Diggory dalam Harry Potter and the Goblet of Fire. Namun, peran tersebut akhirnya diberikan pada Robert.
Kesialan Henry tidak sampai di situ. Pria dengan tinggi 185 cm ini nyaris berperan sebagai James Bond dalam Casino Royale. Namun, seperti yang kita tahu, peran itu justru jatuh pada Daniel Craig. "Saya sempat tertarik untuk memilih Henry saat dia mengikuti audisi. Namun, begitu melihat pesona Daniel dalam film Layer Cake, saya akhirnya memilih Daniel," kata sutradara Casino Royale, Martin Campbell.
Henry mengaku sedih saat tidak berhasil mendapatkan peran James Bond. "Tapi, 99 persen dari perjalanan karier saya dipenuhi kata 'tidak'. Jadi, itu bukan masalah besar. Yang bisa saya lakukan hanyalah masuk ke ruang audisi, melakukan yang terbaik, kemudian melupakannya agar tidak terlalu kecewa saat mendapat penolakan," ujarnya. Menurut Martin, hal itu memang tak adil. Sebab, saat itu Henry masih berusia 22 tahun sehingga ia terlalu muda untuk menjadi James Bond.
Kini nama Henry tercatat sebagai pemeran Superman dalam Man of Steel yang rencananya akan rilis pertengahan tahun ini. Ia menjadi aktor Inggris pertama yang memerankan ikon superhero Amerika tersebut. "Mendapat peran Superman adalah berita yang sangat luar biasa. Saya sampai melompat dan berjoget seperti anak kecil saat mendapat kabar tersebut," aku Henry, sembari tertawa.
Untuk mendalami perannya sebagai superhero yang terkenal dengan jubah merah itu, Henry rela tidak tidur. "Begitu banyak orang yang bergantung pada saya untuk melakukan pekerjaan ini dengan baik. Karena itu, saya harus mempersiapkan dan melakukannya sebaik mungkin. Mulai dari latihan, belajar materi, rapat kostum, rapat ini, rapat itu, dan seterusnya," kata pria yang gemar bermain rugby itu.
Henry juga harus bekerja keras membuat tubuhnya berotot, sebab Superman terkenal sebagai superhero yang bertubuh sempurna. "Selain latihan dua setengah jam tiap hari, saya juga harus mengatur pola makan secara ketat," katanya. Tidak tanggung-tanggung, untuk menumbuhkan otot-otot besar, tiap hari Henry mengonsumsi 5.000 kalori!
Usahanya tak sia-sia. Amy Adams yang berperan sebagai Lois Lane dalam Man of Steel mengatakan Henry adalah Superman yang nyata. "Saat syuting saya selalu seperti berada di sebuah adegan dengan Superman yang sesungguhnya. Saya tidak pernah menatapnya dan berpikir dia hanyalah orang yang berakting sebagai Superman. Dia Superman yang sangat nyata," puji Amy.


