Food Review
Pikat Ramen

14 Nov 2012

Sindrom ramen kian mewabah. Beranjak dari highlight tingkat kepedasan, kini beragam rasa ramen kian seru dan berwarna. Keenam sahabat penggemar mi Jepang yang terdiri dari Fabian, Yorgo, Fayme, Jason, Thaleb, dan Vea mencium demam yang tak kunjung turun ini sebagai inspirasi bisnis kuliner perdana mereka.

Kedai mungil di tengah kawasan elite Pantai Indah Kapuk ini tampil unik. Passion dari tiap personel menjadikan tempat ini lebih ‘hidup’. Hobi ‘coret-coret’ Fabian menjadikan dinding resto bak halaman komik. Bercerita tentang sejarah munculnya ramen di Jepang yang konon merupakan adaptasi dari la mian di Cina.

Yorgo kebagian jatah sebagai peracik resep ramen yang tersedia dalam dua basis kaldu, yakni kaldu tulang babi (tonkotsu) dan tulang ayam (toripaitan). Anggota  lainnya  dengan sukacita menjadi tim promosi.

 “Apa pun ramen pilihan Anda, sertai dengan aneka topping yang bisa Anda pilih sendiri,” pesan Vea, yang sore itu bertugas menemani femina. Ada nitamago (telur rebus), menma (rebung), dan nori (rumput laut).

Tonkotsu Shiro Ramen dan Tonkotsu Shoyu Ramen menjadi pilihan pertama femina.  Kuah Shiro Ramen lebih kental dan creamy berkat sentuhan miso dan mentega jagung di dalamnya. Kuah Tonkotsu  terasa lebih ringan namun tetap gurih berkat kucuran shoyu.

Berlanjut ke ramen dari kaldu tulang ayam. Dalam versi kaldu ini, Yorgo cukup kreatif memainkan cita rasa. Ada Kimchee Ramen yang khusus diracik bagi penggemar acar Korea yang kesohor itu. Gurih, asam, segar! Begitulah rasa yang tercipta di lidah kala menyeruput kuah ramen ini. Ada pula Aka Ramen, mi berkuah sedap dan sungguh pedas karena peran gochugaru (bubuk cabai Korea) di dalamnya. (VL)

Lokasi: Rukan Crown Golf D30 Bukit Golf Mediterannia, Pantai Indah kapuk, Jakarta Utara. Telp: (021) 36665702.  Jam buka: 11.00-22.00 WIB. Harga: Rp7.000- Rp45.000 (belum termasuk pajak 10%). Suasana: Live kitchen di bagian outdoor kedai.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?