Pastinya rasanya sangat tidak nyaman jika pasangan pasangan gemar mencela dan meremehkan di hadapan orang lain. Memang beberapa orang mencari kekuatan dirinya dengan menjatuhkan orang lain. Tetapi, kondisi seperti ini hanya bisa berlangsung kalau pasangannya membiarkan hal ini terjadi. Bukan hanya suami, tetapi sikap Anda ikut menentukan. Dengan menerima perlakuan buruk suami, berarti Anda turut mendukung perilakunya. Tetapi, menyalahkan suami, menganggap diri sebagai korban dan mengasihani diri, tak akan membantu memperbaiki keadaan. Kalau Anda merasa terganggu, kecewa, sakit hati, dan menginginkan perubahan, Anda harus menolak perlakuannya. Anda harus memulainya dari diri sendiri.
Anda perlu mengungkapkan keresahan, kekecewaan, dan keberatan Anda. Suami pun sepatutnya membicarakan secara pribadi kekurangan yang dilihatnya pada diri Anda, bukan mengumbarnya kepada orang luar. Anda adalah pasangan hidupnya serta ibu dari anak-anaknya. Dengan meremehkan Anda, suami juga meremehkan ibu dari anak-anaknya. Tiap orang mempunyai kekurangan, termasuk Anda dan suami. Anda perlu minta kejelasan dari suami apa yang ia harapkan dari Anda. Jelaskan kepadanya bagaimana Anda ingin diperlakukan.
Peningkatan karier suami tentu terjadi bersama peningkatan pengetahuan, keterampilan, pengembangan dirinya secara umum, sehingga tanpa sadar ia berharap hal yang sama pada diri Anda. Mungkin suami harus dibukakan mata dan hatinya untuk bisa melihat keberhasilan Anda dalam merawat dan mendidik anak-anak. Bukan hanya dengan berkarier kita mengembangkan diri, sebagai pasangan, sebagai ibu, dan yang terpenting bagi diri sendiri, Anda juga perlu terus mengembangkan diri dan keterampilan. Semoga semua ini bisa menciptakan keseimbangan dalam hubungan Anda berdua serta kedamaian dalam rumah tangga
Boleh jadi suami memang cenderung mencemooh sejak kariernya meningkat, boleh jadi juga Anda merasa kurang dihargai karena tidak pernah mengembangkan karier pribadi. Jika Anda sendiri merasa cukup berhasil dengan membesarkan anak, tak perlu Anda merasa direndahkan. Betapa banyak orang yang berhasil dalam hidupnya, namun masih juga dicemooh oleh banyak orang di sekelilingnya. Ia tak merasa direndahkan karena pada kenyataannya ia memang berhasil.
Sebaliknya, banyak orang yang terlalu sensitif ketika mendengar kritik dari orang lain, apalagi cemooh, karena ia merasa dirinya memang belum berhasil.
Kita cenderung menanggapi sikap orang lain secara positif atau negatif tergantung pada persepsi atas diri kita sendiri. Kita akan cenderung lebih bersikap negatif, jika kita merasa memang kurang berdaya. Sebaliknya, jika kita lebih berdaya, persepsi negatif atas diri sendiri akan berkurang.
Sampaikan keberatan Anda atas sikap suami, karena mungkin saja suami tidak menyadari sikapnya itu. Boleh jadi ia tak segera mengubah sikap. Tetapi, jika Anda membuka komunikasi dengan lebih baik, lambat laun ia akan menyadari tindakannya yang keliru. (f)


