Sex & Relationship
Menyimpan Rahasia Keluarga

14 Apr 2013


Keluarga kami menyimpan sebuah rahasia besar: kami memiliki anak angkat, saat ini usianya hampir 5 tahun. Tapi sesungguhnya, ia adalah anak suami dengan wanita selingkuhannya. Wanita itu tidak mau merawat anak ini. Ia sudah berpisah dari suami, dan kini sudah berkeluarga. Saya sendiri sudah memaafkan suami. Yang saya bingung, apakah nantinya saya harus berterus terang kepada anak ini? Saya berusaha memperlakukannya sama dengan dua anak saya yang lain. Tapi, saya takut ia akan bertanya-tanya, karena secara fisik ia berbeda sendiri, dari warna kulit, jenis rambut, dan bentuk wajah. Saya takut anak ini akan membenci ayahnya atau merasa minder. Terima kasih.

M – Jakarta

Menurut Psikolog Irma Makarim, dengan berbagai alasan, banyak orang tua tidak mau atau tak berani berterus terang kepada anak angkatnya. Ada orang tua yang merasa tidak sampai hati mengungkapkan kebenaran ini, tetapi ada juga yang dengan sengaja menyembunyikannya. Selama ini mereka hanya tahu bahwa itulah tindakan yang terbaik, tanpa menyadari sepenuhnya bagaimana  dampak buruk dari sikap mereka terhadap anak ini. Orang tua seharusnya mengambil sikap sesuai kepentingan anaknya.   

Sebagai istri dan seorang ibu, sikap Anda sungguh terpuji. Perlu Anda sadari bahwa akhirnya anak ini akan mengetahui siapa dirinya. Akan lebih menyakitkan jika anak ini mengetahui kenyataan itu   dari  orang lain. Mereka tidak berani mengadu, berbagi, atau minta perlindungan jika mengalami penghinaan dari lingkungan, karena orang tuanya sendiri tak pernah membicarakan hal ini secara terbuka. 

Agar tumbuh dan berkembang baik,  tiap anak perlu kasih sayang, merasa dihargai, dipahami, aman, dan merasa diri bernilai. Dengan membiarkan seorang anak angkat berada dalam ketidaktahuan, padahal mereka punya pengalaman pahit atau terluka, akan membuat mereka kurang percaya diri. Karena itu, lebih bijaksana bila mereka diberi tahu sejak dini, dengan cara sederhana sesuai usia mereka.

Justru ayahnyalah yang perlu melakukan pendekatan khusus dalam membicarakan hal ini.  Anak ini suatu saat akan memahami kasih sayang dari seluruh keluarga.


Menurut Psikolog Monty Satiadarma, Kelak, ketika dewasa nanti, secara bertahap ia akan menyadarinya juga, dan pada saat iki tidak perlu Anda cemas berlebihan karena adanya perbedaan fisik. Jika kecerdasannya tinggi, ia akan lebih cepat menyadari perbedaannya. Akan tetapi, bagi seorang anak adalah lebih penting untuk tidak diperlakukan secara berbeda dengan saudara-saudaranya.

Masalah yang kerap menimbulkan perbedaan justru bersumber dari persepsi orang tua yang membeda-bedakan anak. Jika orang tua mempersepsi salah seorang anaknya nakal dan lainnya baik, walaupun mereka sekandung, mereka akan tumbuh menjadi sosok yang amat berbeda. Yang dipersepsi nakal justru akan menjadi lebih nakal. Kondisi ini telah ditelaah berulang-ulang oleh banyak peneliti yang intinya menghasilkan kenyataan bahwa apa yang dipersepsikan orang tua menjadi kenyataan atas diri anak.

Oleh karena itu, yang harus Anda waspadai adalah justru persepsi Anda sendiri atas perbedaan anak-anak tersebut. Mereka akan sangat jauh berbeda, jika Anda perlakukan berbeda. Sebaliknya, jika Anda memberikan pengasuhan dan kasih sayang yang setara, perbedaan tersebut tidak akan membawa dampak negatif pada diri mereka.(f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?