Bekerja di luar negeri bisa menjadi impian yang tercapai atau malah menjadi malapetaka. Pergi ke luar negeri dengan angan ‘menambang dolar’ agaknya harus diubah menjadi perjalanan yang terencana dan sesuai prosedur. Berikut ini tiga hal penting yang harus Anda cek ulang sebelum berangkat:- Siap dokumen. Artinya, dokumen yang diserahkan harus ditulis dengan lengkap dan benar. Hal ini penting untuk data kependudukan di negara tempat tinggal. Beberapa kali terjadi, WNI yang mengalami kecelakaan di luar negeri tidak bisa mendapatkan asuransi atau bahkan tidak bisa dihubungi keluarganya, karena alamatnya dan kontak daruratnya ternyata salah.
- Siap skill. Kalau memang melamar sebagai perawat, ya, harus memiliki skill dan sertifikat sebagai perawat. Banyak sekali masalah yang terjadi antara WNI dan employer-nya, karena ternyata skill yang mereka punya tidak sesuai dengan yang ditulis. Karena ribut, pekerjanya kabur, majikannya pun tidak mau lagi tanggung jawab. Akhirnya dari sana muncul masalah-masalah lain.
- Siap mental. Gegar budaya atau culture shock adalah masalah yang serius. Sering kali, karena tidak betah dengan budaya atau iklim, seseorang lantas kabur meninggalkan pekerjaannya begitu saja. Perlu dipahami bahwa merantau ke negeri orang artinya meninggalkan orang-orang tercinta di kampung halaman. Konsekuensi ini terkadang tidak dipahami betul, sehingga begitu sampai di negeri impian, ternyata antara ekspektasi dan kenyataan berbeda.
Primarita S. Smita
Foto: Dok. Corbis


