Di beberapa acara sinetron di TV, tindakan menekan perut sering kali diperagakan sebagai bentuk pertolongan pada korban tenggelam. Padahal, secara medis hal tersebut tidak dibenarkan. Dr. Kurnia Alisaputri, General Practitioner Manggala Farma, Surabaya, memandu Anda untuk memberikan pertolongan pertama yang benar pada korban tenggelam sesuai dengan ilmu kedokteran. Bawa ke Tempat Sepi. Saat menolong korban tenggelam yang tidak sadarkan diri, segeralah bergerak cepat. Sebagai bentuk pertolongan pertama, letakkan korban di tempat kering dan tidak penuh kerumunan orang. Mintalah bantuan orang lain untuk menolong si korban yang sedang tidak sadar.
Head Tilt dan Chin Lift.
Tempatkan diri Anda di samping kanan korban. Periksa kesadaran dan saluran napasnya dengan memosisikan pipi dan telinga Anda tepat di depan wajah sambil melakukan tindakan head tilt (kepala dimiringkan) dan chin lift (dagu diangkat). Dekatkan telinga Anda ke arah hidung dan mulutnya. Rasakan adanya embusan napas. Dalam waktu bersamaan, cek pula kondisi nadi di lehernya.
Jangan Menekan Perut. Bila masih belum berhasil, miringkan badan korban supaya cairan yang masuk ke mulut keluar. Tapi ingat, saat melakukan tindakan tersebut, jangan tekan perutnya. Sebab, yang membuat korban tidak sadar bukan karena kebanyakan air, tetapi karena saluran pernapasan yang tersumbat air. Menekan perut korban tenggelam dapat membuat organ perut rusak.
Bawa ke UGD. Apabila korban tetap belum sadar dan bernapas secara spontan, segera bawa ke unit gawat darurat (UGD) terdekat. Ingat, dalam perjalanan menuju UGD, pertahankan posisi korban dalam keadaan head tilt (kepala dimiringkan) dan chin lift (dagu diangkat).
Rizka Azizah


