Health & Diet
Makan Ini!

4 Mar 2015


Di sisi lain, ada sebagian orang yang justru sangat menghindari menyantap apa pun setelah olahraga. Asumsi mereka, kerja keras membakar kalori dengan olahraga yang dilakukan akan sia-sia. Nyatanya, menurut ahli gizi dan nutrisi, Emilia E. Achmadi MS., RD, ini tidak seratus persen benar. Ia menyarankan untuk tetap memberi asupan energi kembali ke dalam tubuh setelah berolahraga.

Saat makan yang tepat adalah pada periode jendela metabolis, yaitu 15-45 menit. Pada saat inilah kita perlu rehidrasi dengan minum air dan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein. Saat Anda olahraga, otot Anda menjadi sangat sensitif untuk mengoptimalkan pemulihan otot. Pada jendela waktu itulah waktu terbaik untuk memberikan asupan nutrisi, untuk mengisi kekosongan energi yang hilang.
Berikut ini beberapa contoh asupan makanan dan minuman yang tepat untuk dikonsumsi setelah olahraga, antara lain:  

Minuman:
Air putih. Baik untuk mengganti cairan tubuh, karena Anda akan makan dan karenanya membutuhkan air untuk membawa zat makanan. Air juga akan membantu Anda menjaga energi, stamina, dan massa otot.

Minuman isotonik. Minuman ini lebih tepat dikonsumsi pada saat olahraga berat, dengan durasi lebih dari 60 menit. Minuman yang dibuat dari campuran gula, garam, dan air juga bisa menjadi pengganti minuman isotonik.  

Susu cokelat. Segelas susu cokelat menyediakan protein dan kalsium yang dibutuhkan tubuh, dan baik untuk sistem metabolisme tubuh.

Yoghurt. Banyak manfaat yoghurt untuk kesehatan. Kandungan vitamin dan protein dalam yoghurt bermanfaat untuk menjaga kekebalan tubuh.

Jus buah. Sajian jus segar dan tidak disaring dalam jumlah yang normal (250-350 ml). Jus tomat misalnya, bisa membantu memulihkan dan mengendurkan  otot. Jus beri, selain menyegarkan, juga mengandung vitamin C yang dibutuhkan tubuh. Hindari jus yang sarat gula, karena bisa meningkatkan kadar gula darah secara cepat.

Makanan:
Karbohidrat. Pisang, ubi, nasi merah, dan quinoa (semacam biji-bijian) adalah beberapa sumber karbohidrat yang baik untuk mengembalikan persediaan glikogen yang terpakai pada saat olahraga.

Protein. Telur dan kacang-kacangan adalah  contoh sumber protein berkualitas tinggi yang dapat diserap dan digunakan untuk memperbaiki kerusakan minor yang terjadi pada saat latihan.  Ini penting bagi Anda yang melakukan aktivitas olahraga untuk membentuk dan mengencangkan otot, seperti latihan beban. Segenggam kacang almond atau kacang tanah memberikan protein dan lemak baik yang dibutuhkan oleh tubuh.(Ficky Yusrini)




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?