Celebrity
Krisdayanti: Melewati Kekacauan

17 Nov 2013


Pertengahan tahun 2009 adalah masa-masa terberat KD menghadapi keretakan rumah tangganya dengan Anang. Pernikahan yang mereka rajut selama 13 tahun harus berakhir di tengah jalan. Proses perceraian yang memakan waktu hampir tiga bulan itu sangat menguras pikirannya. Ia merasa tertekan. Tiap hari, selama 24 jam, rumahnya didatangi wartawan infotainment.

“Mereka bahkan berpura-pura menjadi tukang bakso untuk mencari informasi sekecil apa pun tentang perceraian saya,” ungkapnya, sedih. Ia kecewa dan merasa diperlakukan tidak adil. Karena, banyak pasangan bercerai dengan kondisi yang lebih parah darinya,  tapi tidak ada orang yang mengusik mereka.

“Saya sadar berita apa pun tentang saya menjadi komoditas publik,” ujarnya.  Menjalani hari-hari yang sulit itu, dia hanya bisa diam. Baginya, diam lebih bisa memberinya kekuatan daripada banyak pernyataan yang ujung-ujungnya justru melukai hatinya dan keluarganya.

Meski urusan perceraian dengan Anang sudah selesai, hidupnya tak lantas jadi tenang. KD masih dihantui oleh pemberitaan publik atas kedekatannya dengan Raul yang disebut-sebut sebagai orang ketiga penyebab perceraian tersebut.

“Saya dan Raul sampai kucing-kucingan dengan wartawan. Bahkan, usai nonton midnight pukul dua malam, kami masih dibuntuti,” ungkapnya. Keadaan ini diperparah dengan pemberitaan akan status Raul yang belum mengantongi surat cerai dengan istrinya. Paparan media yang berlebihan dinilai menyudutkan mereka.

“Raul sangat terpukul dengan pemberitaan itu. Banyak pekerjaan yang sudah dipercayakan kepadanya, hilang begitu saja. Dia mengalami kejatuhan mental. Teman-teman pun ikut menyalahkan kami. Untuk menenangkannya, saya selalu bilang, ‘Kita bisa mengontrol diri kita untuk tetap diam, tetapi kita tidak bisa mengontrol orang lain untuk tidak menghakimi kita,’ ungkap KD, mengenang ucapannya dulu.

Karena merasa tak tahan dengan keadaan itu, mereka akhirnya berpisah pada April 2010. Raul merasa privasinya terganggu jika ia terus melanjutkan cintanya bersama KD. “Saat sedang menghadapi hujatan banyak orang, saya justru kehilangan soulmate. Saya stres, berat badan saya sampai turun drastis,” ujar KD, menahan tangis.

Imbas dari kasus itu, tak hanya Raul, KD pun kehilangan banyak pekerjaan. Show-nya di Malaysia dibatalkan.  Saat itu, KD sempat curhat kepada sahabatnya, Siti Nurhaliza. “Dia bilang, ‘Bila saya di sudut kamu, nih, saya sudah gantung diri’,’” kata KD, menirukan ucapan Siti.

Namun, dengan sekuat daya yang tersisa, KD mencoba terus bersabar. Satu hal yang menguatkannya adalah dukungan keluarga dan sahabat dekatnya. “Mereka selalu membela saya ketika publik mencemooh saya,” jelasnya.   

Hanya berselang tiga bulan setelah itu, Raul menyadari bahwa cintanya kepada KD begitu kuat. Bulan Juli 2010, Raul datang dari Timor Leste untuk meminta maaf kepada keluarga KD, sekaligus menunjukkan tanggung jawabnya dengan menjelaskan proses perceraiannya dengan mantan istrinya. “Ia bahkan mencium kaki mama saya dan minta maaf ke Yuni (Yuni Shara, kakak KD),” ungkap KD, dengan mata berbinar.

Baik KD maupun keluarganya luluh oleh kesungguhan Raul. Kekuatan cinta akhirnya mempertemukan Raul dan KD kembali. Kasih sayang yang diberikan Raul kepadanya membuatnya memiliki keberanian besar untuk kembali menatap masa depan. Tak menunggu terlalu lama, bulan Maret 2011 mereka resmi menikah.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?