Di Jakarta Fashion Week 2016 lalu, alumnus Lomba Perancang Busana tahun 1979 ini meluncurkan produk terbaru ready to wear deluxe sekaligus peringatan hari jadi batik Danar Hadi ke-48 tahun. “Judul koleksi ini adalah Solometrik, Solo Metropolitan Batik, menggunakan kain batik jenis cap,” ujar Chossy.
Busana yang hadir kala itu menggunakan motif-motif batik tradisional, seperti sidomukti, megamendung, kawung, juga parang, yang ditampilkan dalam komposisi dan pewarnaan yang modern. Yang menarik, meski menggunakan kain batik, Chossy menampilkan busana berdetail sederhana, clean, dan mudah dipadupadankan. Di antaranya koleksi busana sehari-hari dengan warna-warna monokrom biru dan putih, antara lain terdiri atas rok pensil, rok maksi, celana panjang, tunik, vest, blazer, dress, hingga jumpsuit. Untuk koleksi gaun malam, dihadirkan gaun-gaun batik warna hitam putih dengan detail fringe, feather, dan sequin. (f)


