Ada yang perlu diperhatikan di balik banyaknya perlombaan lari jarak jauh yang marak akhir-akhir ini. Dalam presentasinya di seminar Kenali dan Pahami Overhidrasi, Dr. dr. Ermita Ilyas, MS, AIFO, pakar fisiologi olahraga dan anggota Indonesia Hydration Working Group, menemukan bahwa peserta lomba maraton berisiko mengalami overhidrasi. “Wanita lebih rentan mengalami overhidrasi dibanding pria, sebab mereka memiliki ukuran tubuh lebih kecil, sehingga pengeluaran panas dan cairan tertahan di dalam tubuh. Selain itu, ada faktor perubahan hormonal seperti saat menstruasi, tubuh wanita cenderung menahan air,” jelasnya.
Konsumsi air yang sangat berlebihan bisa menyebabkan sel-sel tubuh membengkak (edema), yang bisa terlihat pada kaki dan tangan. Gawatnya, sel-sel otak juga bisa membengkak, sehingga menyebabkan sakit kepala, gangguan kesadaran, koma, hingga meninggal. Cegah overhidrasi dengan mengatur asupan cairan, serta upayakan minum secara bertahap dan tidak berlebihan sekaligus dalam waktu singkat. (f)


