Saya sering bertengkar bahkan pernah putus dari kekasih gara-gara kebiasaannya yang senang ‘menyentuh’ bagian-bagian pribadi tubuh saya, bahkan mengajak saya melakukan hubungan seks. Saya tidak mau berhubungan seks sebelum menikah. Di satu sisi saya menyayanginya, tapi saya juga bingung untuk menolak keinginannya.
Miranti - Bandung
Menurut Psikolog Irma Makarim, kekasih tidak bisa memaksakan kehendaknya pada Anda, apalagi itu membuat Anda merasa tidak nyaman. Kebebasan dalam sebuah hubungan harus sejalan dengan tanggung jawab. Apakah kekasih Anda siap bertanggung jawab pada risiko yang mungkin terjadi jika ia tidak bisa mengendalikan dirinya?
Bila kekasih Anda tetap dan terus memaksakan kehendaknya yang berlawanan dengan prinsip Anda, dan Anda masih ingin hubungan dengan kekasih terjaga, Anda harus menguatkan hati dan mengomunikasikan kehendak Anda, sampai kekasih paham. Tegaskan dengan kata-kata dan sikap bahwa Anda menghargai tubuh Anda dan ingin kekasih melakukan hal yang sama.
Pertengkaran dan kendala lain selalu ada dalam tiap hubungan kasih, tetapi sikap Anda berdua dalam menghadapinya berperan penting dalam menentukan kelanjutan hubungan. Marah-marah saja tidak akan menyelesaikan masalah. Sediakan waktu khusus untuk membicarakan tiap masalah secara terbuka.
Sedangkan menurut Psikolog Monty Satiadarma, jika Anda tak suka orang lain menyentuh tubuh Anda, katakan hal itu kepada orang yang bersangkutan, termasuk pada kekasih Anda. Tubuh Anda adalah hak dan privasi Anda. Jika orang itu memaksakan kehendaknya, itu sama saja dengan ia berusaha menguasai diri Anda.
Jika ia pernah menyentuh Anda, Anda tak perlu merasa kotor atau hina. Itu hanya akan merugikan Anda secara psikologi. Anda cukup menolak permintaannya yang tak sesuai dengan keinginan Anda. Jika ia tak mampu mengendalikan diri, artinya ia tak mampu memenuhi harapan Anda.
Saat ini mungkin hanya soal sentuhan yang menjadi permasalahan, namun sesungguhnya ini menandakan bahwa kekasih tidak mampu memenuhi keinginan Anda. Ia akan menggunakan segala cara dan alasan untuk memenuhi keinginan dirinya sendiri, bukan keinginan Anda. Anda tidak perlu bersikap negatif pada dirinya, tapi katakan secara jelas apa keinginan Anda.


