Food Review
Jejak Kuliner Pasar Cikini

25 Jul 2011

Selain sebagai tujuan berburu toko emas dan toko kosmetik, Pasar Cikini  juga memiliki koleksi jajanan yang ngangenin. Sejak 1962, Pasar Cikini sudah menjadi pasar tradisional kesayangan  warga Menteng dan sekitar.

Gudeg Bu Harjo yang ada di bagian dalam pasar masih bertahan di sini. Legendaris, karena umurnya tak jauh berbeda dari usia pasar. Suap sesendok sajian nostalgia ini yang berupa nasi gudeg yang agak kehitaman.
Tekstur gudegnya kering, tidak terlalu manis. Ada pula sambal goreng krecek dan ayam opor. Tak lupa siraman areh (santan kental yang dimasak hingga berminyak) di atas opornya. Tidak seperti areh di Nasi Liwet Solo yang berwarna putih, areh khas Bu Harjo berwarna kecokelatan karena sumbangan gula jawa dalam campurannya. Pantas jika cita rasanya dominan manis. Kalau Anda bukan penggemar makanan manis, sambal bajak yang disertakan sebagai pelengkap bisa jadi obat ampuh yang 'menghidupkan’ suasana makan.

Selain gudeg, rupanya warung ini juga ngetop dengan nasi rames dan nasi pecel. Nasi ramesnya berisi asem-asem buncis dengan potongan tahu dan daging, mi goreng, kering tempe, acar, serundeng daging, atau rendang telur. Namanya memang rendang, tetapi rasanya bukan seperti rendang asal Padang. Tidak berbumbu medok, apalagi pedas. Nasi pecelnya menggoda dengan bumbu kacang yang kental.

Persis di depan Gudeg Bu Harjo ada sebuah toko kue yang pasti bikin Anda ngiler. Deretan kue-kue basah yang bertumpuk manis di dalam etalase rasanya terlalu sulit untuk ditolak. Kelepon, celorot, dan wajik termasuk 3 jenis kue yang menjadi juara bertahan selama lebih dari 40 tahun. 'Bintang' barunya sekarang adalah risoles isi mayones dan daging asap.

Tutup wisata kuliner Anda dengan es cincau kuah jahe. Beli pula es duren yang berlokasi ngumpet di antara deretan makanan Cina. Sebagai camilan di perjalanan pulang, pastikan membeli kacang bogor atau kacang kulit rebut yang legit dan berkualitas premium. Kacang tanahnya bukan berbiji dua, tetapi minimal tiga, bahkan tak sedikit yang berbiji empat. Kalau mau menyeberang sedikit, juga ada siomai Cikini. Wisata kuliner murah dan meriah!

Lokasi: Pasar Cikini Ampiun, Jl. Pegangsaan Timur, Pegangsaan, Menteng, Jakarta. Harga *): Gudeg komplet: Rp30.000 (ayam kampung), Rp25.000 (ayam negeri), nasi rames Rp17.500 (rendang telur), Rp25.000 (daging), kue basah: Rp2.500 – Rp7.500, es cincau: Rp3.000. Jam buka: Pukul 08.00 – 15.00 WIB. Suasana: Pasar tradisional.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap.

Foto: LM



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?