Food Review
Hucap Pohon Beringin

16 Jul 2015



Lelah mengelilingi Kota Kuningan, femina menghentikan langkah di taman kota. Tampak para tua dan muda menghabiskan sore di sudut taman kota berjuluk Patung Kuda itu. Di dekat pohon beringin, tepat di seberang jalan, mereka memadati warung Kupat Tahu -Hucap- Mirasa Beringin.

Hanya ada meja panjang berkapasitas tak kurang dari 15 orang dengan kursi plastik. Tulisan ‘hucap’, yang merupakan singkatan dari tahu, saus kacang dan kecap, terpampang.  
Seporsi hucap khas Kuningan tampak sederhana, mirip ketoprak Jakarta tanpa bihun dan taoge. Potongan ketupat dengan lapisan luar berwarna kecokelatan terasa begitu legit, “Karena dimasak lama, lebih dari delapan jam, dengan beras pulen,” cetus penjual yang malu-malu menjawab saat femina bertanya.

Di dalamnya ada pula tahu lokal yang mirip tahu Sumedang, namun memiliki lapisan renyah setelah digoreng dengan bagian dalam yang sedikit padat. Setelah diangkat dari  penggorengan, tahu segera dipotong-potong, dipadu bersama ketupat dan ‘bermandikan’ saus kacang yang menjadi bumbu pelengkap.

Ada yang beda dari saus kacang hucap. Konsistensinya sedikit cair, berminyak, kemerahan dan masih ada tertinggal sebagian kacang yang belum halus tertumbuk. Rasa yang ditimbulkan pun menggugah: paduan gurih, manis dan beraroma  sedap dari bawang putih, bawang merah, cabai merah, lengkuas, dan daun salam.
Jangan lupa, tambahkan kecap manis! Atau, tingkahi dengan pedasnya sambal cabai rawit rebus. Kelezatannya utuh kala dilahap dengan kerupuk udang. Masih kurang? Bisa tambah tahu gorengnya. Wajib kunjung bagi pengulik makanan lokal!(f)

Alamat: Jl. Dewi Sartika (di samping Pos Polisi), Kuningan, Jawa Barat. Jam buka: 10.00 – 21.00 WIB. Harga:  Rp9.000. Suasana: Warung ‘mungil’. Jika di jam makan siang, Anda akan mendapatkan kursi kayu di depan warung.



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?