Fashion Trend
Houndstooth

2 Sep 2014


Motif yang sering dikenal dengan sebutan puppytooth ini juga berasal dari Skotlandia di abad ke-19. Nama houndstooth tercipta karena motif segi empatnya yang menyerupai gigi anjing. Di Prancis, motif ini lebih dikenal dengan sebutan pied de poule, yang artinya kaki ayam.
Awalnya motif ini hanya berwarna hitam putih yang diaplikasikan pada  bahan wol yang ditenun. Bahan wol ini kemudian dijahit menjadi jaket atau jubah tebal untuk dikenakan oleh penggembala domba.

Pada tahun 1930-an, motif houndstooth ‘naik kelas‘ dan banyak digunakan oleh kalangan jetset Amerika, untuk pakaian wanita maupun jas pria. Tahun ’40-an  motif houndstooth  makin populer di dunia mode sejak dieksplorasi oleh para desainer, seperti Chanel dan Louis Vuitton. Christian Dior menciptakan koleksi busana couture, sepatu lancip, hingga desain botol parfum Miss Dior menggunakan motif ini,   sehingga  makin kuat melambangkan kemewahan kalangan kelas atas.

Hingga kini, motif houndstooth selalu memiliki tempat di hati para pencinta mode. Balmain membawa warna klasik hitam putih di atas blazer dan rok pensil. Stella McCartney menggunakan motif ‘gigi anjing’ ini pada potongan busana yang lebih minimalis.
Selebritas seperti Dita von Tesse dan Kim Kardashian menghadirkan citra vintage dan seksi pada motif ini. Motif houndstooth yang diterapkan pada aksesori kacamata seperti yang digunakan Lady Gaga mungkin bisa menjadi sumber inspirasi Anda.

IVANA SITANGGANG


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?