Gaya hidup tanpa uang tunai, alias melakukan transaksi dengan kartu debit, kredit, rekening ponsel, atau jenis pembayaran paperless lainnya semakin banyak pengikutnya. Tetapi, apakah metode cashless ini memang bisa diterapkan di Indonesia, mengingat keamanan perbankan kita belum sempurna dan teknologinya pun belum memadai? Menurut Konsultan Finansial Ligwina Hananto, untuk keamanan, tentu kita perlu bicara dengan yang ahli di bidang teknologinya. Tapi, dari sisi perencanaan keuangan, tidak ada masalah sama sekali jika memang Anda ingin menerapkan metode cashless pada semua transaksi.
Ada beberapa kelebihan. Dengan metode cashless, pencatatan bisa lebih jelas. Laporan tabungan atau kartu kredit bisa sangat detail merinci ke mana saja kita menggesek kartu. Untuk rekening ponsel dan internet banking tentu tidak perlu menghabiskan waktu di antrean dan tidak perlu bolak-balik ke ATM.
Kelemahannya? Saya menemukan beberapa orang jadi menggampangkan uang setelah menerapkan cara ini. Keenakan gesek, lalu lupa tagihan kartu kredit sudah membengkak. Maka, perlu juga sekali-sekali kita mengubah hidup dengan transaksi serba cash. Ini untuk penyeimbang saja, untuk memastikan kita masih pegang kendali pada semua transaksi dan tidak terlena transaksi tanpa tunai.(f)


