Tubuh memerlukan kolesterol untuk membantu membentuk dinding sel, sebagai bahan dasar pembentukan hormon steroid, dan sumber energi. Kolesterol secara alami dihasilkan oleh organ hati yang menyumbang 80%, sisanya dari sumber makanan yang kita konsumsi sehari-hari.
Kolesterol dalam darah meningkat karena asupan makanan yang mengandung lemak jenuh. Penyumbang kolesterol paling tinggi banyak berasal dari produk hewani, daging, susu, kuning telur, seafood seperti udang, kepiting, cumi-cumi. “Pengolahan makanan misalnya digorengnya dengan minyak jenuh seperti jelantah, margarin, menggunakan santan dapat meningkatkan produksi kolesterol oleh hati,” ungkap dr. Githa Dhaniati, M. Kes, dari Rumah Sakit Eka Hospital, BSD, Tangerang
Untuk mencegahnya, sebaiknya penderita kolesterol mengurangi konsumsi daging. “Mengganti daging ayam boiler ke ayam kampung, minyak goreng sawit ke minyak zaitun, pertimbangkan juga untuk memasak tanpa minyak,” saran dr. Githa. Hal yang perlu diperhatikan bagi mereka yang sudah memiliki penyakit kolesterol adalah minum air putih minimal 8 gelas per hari. (f)


