Beruntung di pagi menjelang siang femina datang saat Hendrik Halianto, pemilik Giyanti Coffee Roastery, sedang memanggang biji kopi mentah pesanan tamu. Dua roasting machine kelas wahid merek Petroncini-Italia (kapasitas 1 kg dan 10 kg), bertengger di depan pintu masuk ruang ngopi yang non smoking room. Semerbak aroma roasted coffee menyeruak ke seisi ruangan. Jadi teringat komentar seorang kolega yang meninggalkan Giyanti dengan rambut beraroma kopi!Nama ‘giyanti’ rupanya muasal nenek moyang Hendrik yang keturunan Tionghoa yang singgah pertama kali di tanah air, di desa Giyanti, Jawa Tengah. “Sejarah panjang hadirnya kopi terbaik di Pulau Jawa, saya hadirkan kembali di sini, Gee Yan Tee, “ ucap Hendrik sambil mengejanya dalam logat Tionghoa. Giyanti memang dihadirkannya atas semangat menaikkan derajat kopi lokal.
Arabika dari misalnya Bali, Toraja, dan Papua dipilih sendiri oleh pengenyam sekolah perhotelan di Australia itu. Ia merangkap roaster dan barista di Giyanti. “Minggu sampai Selasa saya enggak mau diganggu. Giyanti tutup untuk publik karena saya konsen memanggang kopi,” tukasnya. Di teras yang apik, terlihat biji kopi yang lagi dijemur. Tak salah seorang ahli kopi merekomendasikan tempat ini. Skalanya serius, dengan keberadaan yang sebagian besarnya masih diketahui kalangan jagoan kopi.
Racikan espresso dengan sensasi aroma stroberi, madu, mint atau buah lain dari proses brewing, tercipta mantap. Ketebalan crema, aroma, dan rasa kopi inilah yang meluluhkan indra cecap mereka yang ngerti kopi. Menunya minimal, hanya ada espresso, latte, black coffee, macchiato, dan cappucino. Jadi, jangan cari flavored coffee atau frappe di sini, ya...
“Hari ini kami ada apple pie,” sebut Hendrik di salah satu sesi kunjungan femina. Sang istri bertugas sebagai pembuat kue. Jenisnya suka-suka, hhmm, mungkin tergantung mood? Tapi percayalah, dari beef pie, chicken mushroom pie, apple pie, hingga cookies, semuanya enak. Ditasbihkan berjodoh dengan racikan Hendrik. (f)
Lokasi: Jl. Surabaya No. 20, Menteng, Jak-Pus.
Telp: (021) 31923698.
Jam buka: Rabu-Sabtu, 09.30 - 17.30 WIB.
Harga*): Rp 5.000-Rp 85.000.
Suasana: Klasik industrial.
FOTO: DOK. Giyanti Coffee Roastery
*) Harga sewaktu-waktu dapat berubah, cek sebelum bersantap.


