Celebrity
Dentuman Peran Miles Teller

25 Jan 2016

Keberadaan Miles Alexander Teller seakan tidak terdeteksi radar raksasa Hollywood selama bertahun-tahun. Sebelum membintangi film-film besar Hollywood, ia lebih dahulu dikenal sebagai aktor film-film pendek berjudul Moonlighters, A Very Specific Recipe, dan The Musicians. Di sela-sela berakting, lulusan jurusan drama di New York University ini ternyata punya pengalaman cukup panjang dalam bermusik.

Miles kecil sudah belajar memainkan saksofon dan bergeser menjadi penggebuk drum untuk sebuah band beraliran rock bernama The Mutes saat remaja. Demi mulai meniti karier, Miles pindah ke Los Angeles dan tinggal bersama beberapa temannya. Ternyata, pengalaman bermain drum inilah yang mengantar nama Miles Teller ke jajaran bintang-bintang Hollywood di tahun 2014.

Meski begitu, sedikit jam terbangnya bermain drum ternyata belum cukup bagi Miles untuk memerankan Andrew. Karakter di Whiplash ini menuntut ia berakting sebagai seorang mahasiswa jurusan jazz tahun pertama di sebuah kampus terkemuka bernama Shaffer Conservatory di New York. Ia harus mengubah aliran dari pemain drum rock ke jazz. Ini tentu menjadi tantangan tersendiri baginya.

"Untuk memerankan Andrew, saya merasa belajar dari awal, karena teknik untuk memegang stik pada rock dan jazz sangat berbeda. Cara memegang stik drum mungkin terdengar sepele, tapi untuk seorang drummer hal itu sangat penting. Setelah menguasai cara memegang stik, baru saya mempelajari timing dan ritmenya," kata Miles.

Untuk memaksimalkan karakter yang diperankan Miles, sutradara Whiplash, Damien Chazelle, mengajak lawan main Miles, Nate Lang, untuk mendampingi sang aktor muda belajar bermusik jazz. Miles dan Nate menjalani persiapan menjadi drummer dengan mengikuti drumming boot camp selama 3-4 jam tiap hari dan mengulang semua ilmu drumming dari nol. Setelah boot camp selesai, Miles makin percaya diri membawakan nomor-nomor rumit seperti Whiplash yang dibuat oleh Hank Levy dan Caravan yang diciptakan oleh John Wasson.

Saat mempersiapkan diri untuk film nominasi Academy Awards ini, Miles terlalu bersemangat menggebuk drum sampai tangannya berdarah, tepat seperti di film, dan sesi latihan harus dihentikan sesaat. Namun, menurut Miles, berkat kejadian itu, dia  makin menjiwai karakter seorang mahasiswa musik jazz yang sangat ambisius. Miles merasa bahwa ia dan Andrew Neiman sama-sama memiliki ambisi yang besar. Apabila Andrew ingin menjadi drummer kelas dunia, Miles ingin orang-orang menyejajarkan namanya dengan deretan aktor kelas dunia, seperti Dustin Hoffman, Robert De Niro, dan Al Pacino.

Saat baru berkenalan dengan Miles, sang sutradara berpendapat bahwa Miles terlihat seperti seorang penggila pesta dan tidak punya tujuan hidup. Tetapi, setelah mengenal pemuda kelahiran 1987 ini lebih dalam, Damien menilainya sebagai aktor yang sangat kompetitif dan mengingatkannya pada sosok aktor-aktor tenar dulu, seperti Robert Mitchum dan Marlon Brando, yang terkenal dengan peran-peran sebagai anti-heroes.

Whiplash pertama kali diputar di Sundance Film Festival 2014, sebagai film pembuka acara tahunan tersebut dan meraih banyak pujian, bahkan sekaligus memenangkan dua kategori, yaitu Film Drama Pilihan Juri dan Film Drama Pilihan Penonton Amerika Serikat.
Meskipun Miles belum berhasil meraih piala penghargaan Oscar untuk dirinya, Whiplash berhasil membawa Miles ke ranah Hollywood yang lebih gemerlap. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?