Keberanian dan kegigihan Aung San Suu Kyi dalam melawan rezim militer Myanmar dan memperjuangkan demokrasi di negaranya itu mendorong Sukmawati Soekarno Putri dan The Sukarno Center untuk memberikan penghargaan The Sukarno Prize. Penghargaan yang seharusnya diberikan pada 2009 itu baru bisa diserahkan akhir Maret lalu di kediaman Suu Kyi di Yangoon. “Sebagai sesama putri dari founding father dan sahabat, saya ingin memberikan dukungan kepada Aung Sang Suu Kyi agar beliau tetap tegar dan melanjutkan perjuangannya,” tutur Sukmawati. Pejuang demokrasi Myanmar itu sendiri berharap bisa mencontoh perjuangan reformasi Indonesia. “Saya merasa terharu dengan penghargaan ini. Salam saya untuk seluruh rakyat Indonesia yang telah mendoakan perjuangan saya,” katanya. (f)
Eka Januwati
FOTO: DOK. PRIBADI)


