Terlihat Umbra Bar & Lounge yang remang kala melintas di malam hari. Sulit mengiranya sebagai restoran, dikarenakan bagian dalam yang samar, dibentengi kaca-kaca gelap dan bentuk bangunan yang industrialis. Melihatnya ramai di siang hari pun mustahil, karena
Umbra memang ternyata hanya beroperasi dari pukul delapan malam hingga dini hari.
Menapaki gedungnya yang besar bagai terbawa ke masa lampau. Terasa tema warna monokromatis, dengan sentuhan feminin pada mural ala 1920an. Selera para pemilik pada interior yang mengenang tahun-tahun lama di resto The Downtown Bistro, terasa pula di resto kedua mereka ini.
Kesan masa lampau juga tertuang pada beberapa hidangan favorit. Misalnya 1920s, cocktail dari kombinasi tequila dan sirop mangga yang disajikan dalam botol berbungkus kertas. Simbolisasi masa larangan penjualan minuman keras di Eropa kala itu.
Grilled Tuna Steak hadir sebagai menu utama. Tingkat kematangannya ideal: Permukaannya telah berubah warna namun masih merah di bagian dalam, sehingga tekstur ikan tetap lembut dan terasa juicy. Tuna ditemani ratatouille, sayur khas Prancis isi tomat, zucchini, dan terung beraroma rempah daun.
Usai bersantap, femina beralih ke bar di bagian outdoor. Lantunan musiknya lalu menemani diri hingga larut.
Lokasi: Jl. Taman Kemang I No. 6, Jak-Sel. Telp: 082110006000. Jam buka: 20.00-02.00 WIB. Harga*): Rp30.000–Rp200.000. Suasana: Terpisah dalam beberapa bilah area temaram. Cocok untuk dinner atau hang out.


