Investasi memang penting. Bahkan, ada istilah: biarkan uang bekerja dan kita tinggal ongkang-ongkang kaki menikmati. Benarkah demikian? Tunggu dulu. Menurut Prita Ghozie, financial planner, sebelum membeli produk investasi, luangkan waktu terlebih dahulu untuk melakukan check up keuangan. “Karena, jika kondisi keuangan kita masih sangat tidak sehat, tidak disarankan untuk banyak-banyak berinvestasi,” katanya.Beberapa ciri keuangan sehat adalah bila batas maksimal cicilan KPR adalah 25% dari gaji sebulan Anda, memiliki dana darurat minimal sebesar 3 kali pengeluaran rutin sebulan, memiliki proteksi terhadap kondisi keuangan Anda (asuransi jiwa, asuransi rumah, atau mobil), memiliki dana pensiun, dan tidak memiliki utang kartu kredit. “Bila kita masih banyak utang misalnya, lebih baik lunasi dulu utang-utang konsumtif, seperti utang kartu kredit dan lain-lain,” kata Prita.
Setelah kita berhasil membeli produk investasi, evaluasi atas kinerja investasi pun tetap harus dilakukan. Apakah hasilnya sudah sesuai harapan? Melebihi harapan? Atau justru mengecewakan hingga perlu dilakukan peralihan penempatan? Di sinilah pentingnya evaluasi. (f)


