Food Review
Bertemu Alam

27 Nov 2014


Bukan penutup yang manis kala pekerja kantoran ‘disuguhkan’ kemacetan dan pemandangan gedung-gedung tinggi setelah memeras otak. Sebagian terpaksa meluruskan kaki di balik meja kantor, bukan di rumah, karena menghindari rush hour. Yang lainnya membayangkan tempat relaksasi yang ‘hijau’, karena nyatanya hanya bisa berpindah tempat ke restoran yang (lagi-lagi) di dalam bangunan masif.    
Ide brilian kala InterContinental Jakarta MidPlaza mengubah area kebunnya menjadi JimBARan Outdoor Lounge. Konsep yang mematahkan anggapan bahwa sebuah oase mustahil berlokasi di segitiga  emas. “Penyegaran dari konsep lounge di hotel yang selalu indoor,” ujar Director of Food and Beverage, Mike van Bokhoven. 

Antarmeja saling berteritori, yang sebagiannya dikelompokkan dalam sangkar-sangkar gigantis. Sambil meneguk Afterglow (mocktail), tak terasa hiruk-pikuk lalu lintas Jalan Sudirman yang sebenarnya hanya berjarak sekian meter. Suara gemercik air kolam meredamnya. Pepohonan rimbun memberi jarak pandang adem. Tiada konstruksi ulang pada peletakan pohon-pohon ini. Biro desain lanskap St.Legere, Hong Kong, sukses ‘bekerja sama’ dengan kondisi yang sudah ada.

Mike, bersama Executive Chef Gary Palm, menyeleksi beberapa appetizer dalam porsi yang pas sekali. Seperti Red Pepper Stuffed Mushroom yang gurih berkat tambahan goat cheese. Porsi sekali lahap lainnya adalah antipasti berupa Bruschetta and Goat Cheese. Roasted Chili and Garlic Shrimp (Rp55.000++) dibakar secara minimalis, agar masih tercecap ‘manisnya’ udang. 
Sejenak dalam sehari, tanpa perlu menunggu akhir pekan, raga memang sesungguhnya butuh relaksasi seperti ini. Bertemu dengan luar ruang yang sehariannya hanya ‘tersuguhkan’ dari balik jendela kantor. (KIR)

Alamat: Jl. Jend. Sudirman Kav.10-11, Jakarta. Telp: (021) 2510888. Jam buka: 17.00-24.00 WIB. Harga*): Rp40.000.-Rp180.000. Suasana: Lounge konsep tropikal. Dalam pilihan beberapa meja ber-gazebo.

*) Harga dapat berubah sewaktu-waktu, cek sebelum bersantap. 



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?