Home Interior
Bambu untuk Rumah

13 Jan 2016

Bambu tergolong sebagai tumbuhan paling besar dari keluarga tanaman rumput. Di seluruh dunia, ada lebih dari 1.200 spesies bambu dan sebagian besar terdapat di wilayah Asia. Dari sekian ribu spesies tersebut, Indonesia memiliki 10%, yaitu sekitar 154 jenis bambu dan 37 jenis di antaranya khusus terdapat di Provinsi Jawa Barat. Dengan iklim hujan tropis di negeri ini, bambu dapat tumbuh subur dan cepat, sehingga hanya dalam kurun waktu 5 tahun, bambu sudah siap ditebang.

Bila umumnya Anda hanya melihat bambu sebagai rangka bangunan tradisional, maka Anda salah. Saat ini bambu sudah banyak dipakai sebagai struktur bangunan modern karena daya tahannya yang bagus. Ini juga didasari oleh gencarnya konsep pengoptimalan material lokal yang membuat para arsitek sebisa mungkin memanfaatkan material-material di alam sekitar yang melimpah dan berkesinambungan.

Menggunakan bambu sebagai struktur bangunan sebenarnya sudah banyak diterapkan pada daerah rawan gempa. Ini dikarenakan bambu terbilang ringan dan mudah digantikan karena tersedia dalam jumlah banyak.  Salah satu arsitek yang sudah gencar menggunakan bambu pada bangunan rancangannya adalah Effan Adhiwira. Ia menjelaskan bahwa bambu punya sifat alami yang elastis. “Sifat elastis tersebut membuat konstruksi bambu cocok menjadi konstruksi tahan gempa. Bambu akan mengikuti arah goyangan gempa,  tidak patah,  dan nantinya kembali ke posisi awal,” papar Effan.

Namun, bambu tentu memiliki beberapa karakteristik lain yang terbilang sebagai kekurangan dibanding kayu solid umumnya. Karena fisiknya berserat, batang bambu mudah pecah bila disambung   menggunakan paku. Dan, karena seratnya memanjang, celah pecah tersebut dapat menerus hingga ke ujung batangnya. Untuk itu, Effan lebih merekomendasikan penggunaan pasak bambu untuk menyambungkannya.

Pada dasarnya, bambu sudah memiliki tampilan alami yang memesona, yang tetap harus dijaga. Bambu yang diterapkan sebagai elemen bangunan maupun furnitur harus dilengkapi dengan lapisan antirayap, karena bagaimanapun juga bambu adalah jenis kayu yang disukai rayap. Bambu juga sebaiknya diberi lapisan finishing untuk melindungi bambu dari serangan jamur, lembap, atau kotoran dari luar. Bambu dapat dilapis dengan cat kayu, sehingga desainnya dapat mengikuti tren saat ini. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?