Persahabatan antarbangsa bisa diawali dari perkenalan budaya. Melalui lokakarya musik serta pergelaran budaya di Kupang, warga kota ini memulai hubungan baik mereka dengan negara tetangga, Australia. Wakil budaya yang singgah kali ini adalah Bathurst to Melville, kelompok yang mengusung musik R & B dengan sentuhan tradisional. Kunjungan ini disambut antusias oleh pelajar SMAN 1 dan SMA Giovanni, Kupang. Selama kunjungan mereka ke Kupang, penyanyi dan pemain keyboard Daniel Cunningham mencoba bermain sasando, alat musik tradisional dari NTT, sementara anggota termuda band Shelton Murray memeriahkan penonton dengan tariannya yang lincah serupa legenda pop, Michael Jackson.
“Grup musik Bathurst to Melville (B2M) adalah salah satu dari sekian banyak wajah kontemporer penduduk asli Australia dan merupakan duta besar kebudayaan yang mengagumkan. Mereka bangga menjadi wakil dari masyarakat dan bangsa mereka dan bersemangat untuk berbagi aspek dari budaya mereka,” kata Duta Besar Australia, Greg Moriarty.
Di Kepulauan Tiwi, grup musik B2M juga aktif ambil bagian sebagai duta kampanye cyber-safety. Kampanye ini mengajak kaum muda dan masyarakat luas untuk menghargai diri, negara, dan kebudayaan mereka dalam interaksi di dunia maya.
Acara ini merupakan bagian dari Program Seni dan Budaya 2014 yang didukung oleh pemerintah Australia melalui Dewan Kebudayaan Internasional Australia (the Australian International Cultural Council), prakarsa dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.
Pendekatan menarik dari kunjungan budaya ini terletak pada pemilihan lokasi dengan kesamaan budaya antara warga Kepulauan Tiwi di Utara Australia dengan masyarakat Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kepulauan Tiwi, yang terdiri dari Melville dan Pulau Bathurst ditambah dengan sembilan pulau kecil, terletak 80 kilometer utara Darwin, merupakan salah satu bagian dari Australia yang letaknya paling dekat dengan Nusa Tenggara Timur.
Rahma Wulandari
FOTO: Dok. Australian Embassy


