Health & Diet
Pentingnya Menjaga Kesehatan Gusi

21 Jul 2016


Foto: Fotosearch

Belum tua, tapi gigi kita sudah mulai goyang bahkan tanggal? Ini akibatnya kalau kita kurang perhatian dengan kondisi gusi. Ngaku, deh, selama ini kita pasti lebih fokus pada gigi saja—sakitnya nggak kalah dahsyat dari sakit hati, sih, he he he. Padahal, penyakit gusi juga bisa bikin kita susah makan dan tidur. Ini faktanya!
 
Ouch…
Penyakit gusi ada dua, yaitu radang gusi dan radang jaringan penyangga gigi (periodontitis). Radang gusi ditandai dengan jaringan gusi berwarna lebih merah dan mudah berdarah, sedangkan periodontitis dikenali dari pergerakan gigi yang nggak normal dan kurangnya jaringan gusi pada gigi.
 
Nggak main-main, gusi yang nggak sehat bisa menyebabkan gigi hilang. Kita bahkan berisiko terkena penyakit jantung dan melahirkan bayi premature. Kalau diabaikan terlalu lama, penyakit ini bisa bikin tulang rapuh dan patah juga.
 
Advertisement
Biangnya: plak
Plak terbentuk dari sisa makanan yang tertinggal di gigi yang bercampur dengan air liur dan bakteri. Jika melekat di gigi lebih dari 72 jam, plak akan mengeras dan jadi karang gigi. Kalua sudah begini, yang bisa membersihkannya hanya dokter gigi, tuh. Karena itulah kita disarankan menyikat gigi pagi dan malam hari secara teliti di semua bagian.
 
Bakteri pada plak bisa menyebabkan gusi bengkak, berdarah, atau bernanah plus membuat tulang penyangga gigi rapuh sehingga mudah goyang. Meski begitu, pertumbuhan penyakit ini tergantung daya tahan tubuh masing-masing orang.
 
Rawat, yuk!
Selain berdamai dengan dokter gigi serta rajin plus cermat membersihkan gigi, kita juga harus melakukan cara-cara berikut untuk menjaga kesehatan gusi:
  • Pilih sikat gigi lembut dan gantilah setiap 3-4 bulan sekali.
  • Pakai pasta gigi dengan kandungan Zinc Citrate untuk mencegah penumpukan plak.
  • Perbanyak minum air putih, vitamin C, dan kalsium.
  • Hindari rokok dan makanan dengan kandungan gula tinggi. (f)
 
Inggit Inggriani
 


Topic

#kesehatangigi

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?