Fiction
Cerber: Intan yang Kucari [1]

1 Jul 2017


Meski terasa lambat, sepuluh tahun berlalu sudah.

Pencarianku selama itu, belum juga membuahkan hasil. Dia tak ada di  tiap pertemuan alumni, dia tak aktif di milis alumni. Facebook juga tak memunculkan wajahnya. Dia tak pernah kutemui di bus, di jalan, di mal, ataupun di rumah sakit.

Ketika kutanya sepupuku, dia menjawab tidak tahu, itu pun setelah habis-habisan meledekku sebagai korban cinta terpendam. Bertanya kepada kawan-kawan, aku malah balik ditanya, “Tigor? Yang mana, ya? Dulu jurusan apa? Waktu kelas satu, kelas satu berapa?” Kawan akrabku sendiri malah meledek, “Pasti dia bukan orang yang tampan. Makanya tidak ada orang yang kenal.”  Habislah sudah.
Advertisement

Usai sepuluh tahun lewat tiga bulan, aku bertemu dengan seorang pria. Hatiku yang telah putus harapan untuk bertemu dengan Tigor, akhirnya bergetar melihatnya. Semangatku bergolak bila di dekatnya. Aku tahu, akhirnya aku jatuh cinta pada lelaki selain Tigor. Lelaki itu juga mencintaiku. Maka kami memutuskan berpacaran dan setahun kemudian kami siap untuk menikah. 

Aku sudah pernah mendengar dari teman-teman yang lebih dahulu menikah, materi yang akan disampaikan dalam konseling pranikah. Yang tak pernah kudengar adalah bahwa seseorang yang pernah dicari dengan susah payah selama sepuluh tahun, bisa tiba-tiba menampakkan wujudnya dalam sebuah kelas konseling. Terlihat tepat pada saat aku berhenti mencarinya. Muncul pada suatu waktu, ketika aku tak lagi berharap untuk bertemu dengannya.    

.***.
 


Topic

#fiksifemina

 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?