
Karya fiksi popular beberapa tahun belakangan telah menjadi bacaan yang paling banyak dibaca khususnya oleh wanita, dari usia remaja hingga dewasa. Isi cerita fiksi yang cenderung ringan dan mudah untuk diikuti membuat tren cerita fiksi meningkat di masa pandemi. Banyak orang jadi senang membaca fiksi baik dari buku novel hingga melalui aplikasi.
Uniknya, tidak hanya menjadi pembaca, tidak sedikit wanita yang kemudian memilih untuk menjadi penulis fiksi dan menuangkan imajinasinya dalam sebuah cerita. Tokoh wanita dan pokok persoalan yang mengangkat seputar kehidupan wanita, menjadi pusat dari banyak certa fiksi popular.
Di bulan Desember ini, dimana kita merayakan hari Ibu setiap tanggal 22 Desember, menarik untuk kita lihat seperti apa penggambaran wanita dalam fiksi popular dan bagaimana cerita digambarkan lewat perspektif wanita.
Simak obrolan santai dengan penulis fiksi popular, Asma Nadia. Asma Nadia adalah penulis 65 buku, 11 difilmkan, antara lain Assalamu’alaikum Beijing, Surga yang Tak Dirindukan 1 dan Surga yang Tak Dirindukan 3, dan Jilbab Traveler.
Dalam live Instagram @feminamagazine, pada:
Selasa, 14 Desember 2021
Pukul 17.00 WIB
Host: Isyana Atiningmas, Editor Femina
Jangan kelewatan, sampai jumpa di layar gadget Anda! (f)
Faunda Liswijayanti
Topic
#instagramlive, #iglive, #feminalive, #fiksi


