
Foto: 123RF
Bentuk Karya Seni
Di luar negeri, ternyata urban toys lebih dikenal sebagai designer toys. Mengacu pada mainan yang dibuat oleh desainer atau seniman dan biasanya dikoleksi. Makanya, tak sedikit pula orang yang mau mengapresiasi sebuah urban toys dengan harga yang sangat mahal, hingga puluhan juta rupiah.
Jika dirunut sejarahnya, jejak urban toys sudah lama ada. Tahun 1964, sudah lahir action figure berbentuk sosok para pemain film G.I. Joe yang dibuat oleh Hasbro. Mainan ini semula dimaksudkan untuk anak laki-laki yang dianggap tabu bermain boneka.
Pada tahun 1970-an, muncul gerakan low brow art. Gerakan seni visual yang terinspirasi dari komik underground, musik punk, dan seni jalanan, yang dituangkan dalam lukisan, patung, maupun mainan. Disebut low brow (lawan kata dari high brow) karena tidak dianggap sebagai seni yang serius, sebagaimana fine art.
Urban toys biasanya dibuat secara terbatas, bukan produk massal. Bahan yang dipakai bisa bermacam-macam, plastik, kayu, besi, lateks, vinyl, ataupun resin. Bentuknya juga beragam, sesuai kreativitas desainernya. Berbeda dengan patung, namanya mainan, umumnya berukuran kecil.
Yang saat ini banyak diproduksi adalah vinyl toys, karena terbuat dari bahan vinyl. Vinyl toys dipelopori oleh desainer asal Hong Kong, Michael Lau, tahun 1997. Michael membuat miniatur boneka GI.Joe dari bahan vinyl, dan mendandaninya dengan gaya street fashion ala penyanyi hip-hop. Gaya ini lantas ditiru banyak desainer Jepang, Eropa, sampai Amerika Serikat.
Jenis mainan vinyl lain yang populer adalah Qee (dibaca ‘key’), mainan buatan desainer Hong Kong, Dr. Raymond Choy. Qee yang diperkenalkan oleh produsen mainan Toy2r tahun 2002, seketika menjadi hip di antara para kolektor dan desainer. Qee –ada yang sekecil gantungan kunci-- juga diminati perusahaan-perusahaan besar seperti Adidas, Starbucks, BMW, Samsung, Sony, Swatch, dan lainnya, yang segera memesan ikonnya dalam bentuk Qee.
Desain yang unik memang menjadi ciri khas urban toys. Contohnya, kreasi bernama Uglydoll. Monster hijau bermata tiga ini sekilas seperti boneka biasa saja. Perpaduan makhluk yang buruk rupa dan menakutkan, tapi terlihat menggemaskan. Siapa nyana, kreasi David Horvath dan Kim Sun-Min yang pertama kali diluncurkan tahun 2001 ini pernah mendapat penghargaan Specialty Toy of the Year oleh Toy Industry of America. Uglydoll yang kini muncul dalam beragam versi monster, popularitasnya sudah mendunia.
Nah, urban toys yang paling umum dikenal oleh masyarakat awam adalah action figure, yang berbentuk karakter yang diambil dari film, komik, serial televisi, ataupun karakter video game. Budaya pop apa pun yang punya banyak penggemar, bisa dipastikan ada versi action figure-nya di pasaran. Sebutlah tokoh-tokoh dari film Star Wars, Harry Potter, para superhero, sampai yang terbaru ada action figure dari serial Gilmore Girls.
Saat ini urban toys yang terbuat dari vinyl sedang populer. Beberapa merek vinyl toys antara lain Funko, Hot Toys, dan Kidrobot, banyak digemari di Indonesia.
Ternyata hobi ini bisa juga menjadi profesi, lho! Seperti apa? Baca lanjutannya di laman berikutnya.
Topic
#TrenGayaHidup




