Film pendek berdurasi 10 menitan ini jadi kolaborasi kelas Oscar, karena ditulis dan disutradarai oleh Sean Baker (pemenang 4 Oscar 2025 lewat film Anoura), serta dibintangi Michelle Yeoh, Aktris Terbaik Oscar 2023 (lewat film Everything Everywhere All at Once).
Dua karakter bersatu menjelang akhir film. Foto: Dok. Self-Portrait Baker Movies
Sean Baker dan partnernya, Samantha Quan, membuat film pendek ini sebagai bagian dari Artist Residency Program di Self-Portrait–dan menggelar World Premiere di Berlin Film Festival 2026.
Sandiwara menampilkan lima karakter–semuanya diperankan Michelle Yeoh–dengan benang merah: Kuliner Malaysia khas Penang. Ada Nasi Chicken Hainan dan Nasi Kandar yang disebut-sebut karakter influencer hingga Char Kway Teow dengan telur bebek, masakan nan lezat sang koki.
Setiap karakter Michelle tampil dalam padu padan Self-Portrait berbeda gaya–dari pelayan pujasera yang ceria dengan gaya sedikit hippy-punk, koki kedai di pujasera yang kalem memakai headscarf, kritikus makanan yang elegan dalam jaket kulit, food influencer yang sok asyik dengan total look pastel, hingga penyanyi di panggung pujasera dengan gaun sequins.
“Setiap tampilan dirancang untuk menonjolkan karakter, dibandingkan membuat pernyataan,” kata Han Chong, mengutip W Magazine, yang membawa dinamika Penang terutama kehidupan di area perkotaan nan padat ke dalam Sandiwara.
Han Chong menjelaskan bahwa Michelle sangat terlibat dalam fitting, sehingga setiap siluet busana bisa menonjolkan karakternya. “Hasilnya adalah perempuan yang kita kenal, baju-bajunya memberi mereka bentuk,” kata Han Chong.
Han Chong (paling kiri) bersama Sean Baker, Michelle Yeoh dan Samantha Quan. Foto: Dok. Self-Portrait
Syuting film ini berlangsung hanya dalam dua hari, dan kemampuan akting Michelle pun ditunjukkan melalui improvisasi tiap karakter. Perjalanan kelima karakter pun bertemu di pujasera Red Garden di tengah kota.
Mengutip W Magazine, Han Chong mengatakan bahwa Penang dengan lapisan narasinya menjadi panggung yang tepat untuk Sandiwara. “Dan di akhir syuting, Penang telah menjadi karakter keenam kita dalam film ini.”
Di akhir film, karakter kelima, sang penyanyi Lady Orchid, membawakan lagu Malaysia populer tahun 70-an, Pura-pura dari Siti Salmah. Menyempurnakan surat cinta kepada Penang yang penuh cerita.... (f)
Baca juga:
Wicked: For Good, Ujian Dilematis untuk Persahabatan Elphaba-Glinda
Selebrasi Oscar 2025 di Tengah Rekor Baru dan Pesan Kemanusiaan
Parade Gaya di Karpet Merah SAG Awards 2025
Zornia Harisantoso


