
Foto: Rizka Azizah
Empat wanita cantik tampak bersenda gurau. Sesekali, mereka merapikan rambut, memoleskan bedak, sembari bercermin. Salah satu dari mereka terlihat sibuk membaca skrip sambil berusaha menghafal dialog. Begitulah suasana syuting sekuel film AADC di Yogyakarta. Tak ada yang berubah dari jalinan chemistry di antara 4 sahabat: Cinta (Dian Sastrowadoyo), Maura (Titi Kamal), Carmen (Ardinia Wirasti), dan Milly (Sissy Pricillia). Keempat wanita yang kini telah dewasa itu masih kompak dan solid seperti 14 tahun lalu. Karakter Cinta yang cerdas, Maura yang centil, Carmen yang tegas, dan Milly yang kocak, masih terlihat jelas dalam diri mereka. Empat aktris itu tetap mampu menjaga kedekatan walau sudah 14 tahun lalu mereka main bareng dalam fillm garapan Riri Riza dan Mira Lesmana itu.
“Di luar AADC, kami berempat memang bersahabat. Itu yang memudahkan kami mengembalikan jalinan chemistry yang telah hilang belasan tahun,” ujar Dian, antusias. Namun, meski chemistry tak berubah dan tetap sekuat dulu, waktu 14 tahun telah memberikan perubahan tersendiri. Beragam perjalanan hidup sudah tentu turut membentuk karakter mereka menjadi lebih matang dan dewasa, baik di layar lebar maupun di dunia nyata. “Cinta yang sekarang tak seperfeksionis saat remaja dulu. Dia kini lebih santai menjalani hidup,” lanjut Dian, yang mengaku tak kesulitan menyelami kembali karakter yang telah melejitkan namanya itu.
Tak seperti Dian, sebaliknya, Titi, Sissy, dan Ardinia justru mengalami sedikit kesulitan mengembalikan ‘jiwa’ dalam peran yang mereka bawakan. Karakter Maura misalnya. Ia tak lagi kenes, dan manja seperti di AADC1. “Dulu mungkin wajar bila Maura yang masih remaja bertingkah seperti itu. Nah, sekarang, di usia yang sudah tiga puluhan, pasti aneh bila Maura kekanak-kanakan,” ujar Titi, tersenyum.
Memerankan karakter Milly yang ‘tulalit’ dan lemot, Sissy juga merasa kesulitan. Pasalnya, peran tersebut bertolak belakang dengan karakter aslinya. “Saya sampai latihan berulang-ulang mengembalikan kesan lemot MIlly,” ujar Sissy. Begitu pula Ardinia yang mengaku perlu waktu agak lama mengembalikan karakter Carmen dalam dirinya. “Saya punya PR besar untuk memahami kembali apa yang telah kami lalui selama 14 tahun. Karakter Carmen yang sesungguhnya justru muncul belakangan di tahap akhir syuting,” tegas Ardinia yang kini terlihat lebih feminin itu.
Tak hanya karakter yang berubah, jumlah personel geng Cinta juga tak lagi sama. Alya memang tidak muncul di AADC 2, karena Ladya Cheryl, pemeran Alya, harus meneruskan sekolah ke Amerika Serikat bersama suaminya. Ketidakhadiran Ladya di sekuel AADC memang sempat membuat Dian, Titi, Sissy, dan Ardinia sedih karena geng mereka jadi tak komplet.
Namun, mereka tetap positif dan realistis. Sebagai sahabat baik, mereka pun mendukung apa pun keputusan Ladya. “Sejak AADC pertama, kami adalah sahabat yang saling support. Jadi, meski tak ada Alya, sosoknya akan tetap ada di hati gank Cinta,” ujar Dian, bijak.
Bicara soal fans AADC yang kecewa dan menyangsikan kekompakan persahabatan mereka, Sissy menanggapi santai. “Meski banyak yang mengira bahwa geng Cinta akan timpang, kenyataannya nggak, tuh. Buktinya, geng Cinta tetap solid,” tegas Sissy. (f)
Topic
#AADC2


