
Dok. Media Centre ASEAN
Makan malam kenegaraan untuk para Kepala Negara yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN, di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta memberi gambaran Indonesia adalah negara yang penuh keramahan dan menjunjung tinggi martabat tamu.
Empat Segmen Yang Spektakuler
Selain sajian makanan khas nusantara yang lezat, para tamu negara dan kehormatan dijamu pertujukan gerak dan lagu dalam empat tema besar. Acara dibuka dengan permainan musik petik asal Pulau Rote Nusa Tenggara Timur (NTT) Sasando dan Dira Sugandi menyanyikan lagu Mahadaya Cinta.
Tema pertama adalah The Sound of Indonesia yang menggambarkan semangat dan produktivitas, dan ditampilkan melalui pertunjukkan perkusi.
Empat tarian tradisional Indonesia, yaitu Tari Alu, Tari Lesung, Tari Dol, dan Tari Kipas melengkapi pertunjukan babak pertama mewakili perayaan dan kebahagiaan musim panen. Ekspresi ASEAN yang bersama-sama mencapai tujuan menjadikan kawasan sebagai wilayah yang setara kesejahteraannya.
Tema kedua adalah The Soul of ASEAN. Babak ini merupakan perayaan untuk keanekaragaman dan kekayaan budaya dari negara-negara di ASEAN. 100 penari menampilkan beragam tarian tradisional secara harmoni yang ditampilkan mewakili semangat ASEAN: “One Vision, One Identity, and One Community.”
Empat Segmen Yang Spektakuler
Selain sajian makanan khas nusantara yang lezat, para tamu negara dan kehormatan dijamu pertujukan gerak dan lagu dalam empat tema besar. Acara dibuka dengan permainan musik petik asal Pulau Rote Nusa Tenggara Timur (NTT) Sasando dan Dira Sugandi menyanyikan lagu Mahadaya Cinta.
Tema pertama adalah The Sound of Indonesia yang menggambarkan semangat dan produktivitas, dan ditampilkan melalui pertunjukkan perkusi.
Empat tarian tradisional Indonesia, yaitu Tari Alu, Tari Lesung, Tari Dol, dan Tari Kipas melengkapi pertunjukan babak pertama mewakili perayaan dan kebahagiaan musim panen. Ekspresi ASEAN yang bersama-sama mencapai tujuan menjadikan kawasan sebagai wilayah yang setara kesejahteraannya.
Tema kedua adalah The Soul of ASEAN. Babak ini merupakan perayaan untuk keanekaragaman dan kekayaan budaya dari negara-negara di ASEAN. 100 penari menampilkan beragam tarian tradisional secara harmoni yang ditampilkan mewakili semangat ASEAN: “One Vision, One Identity, and One Community.”

Dok. Media Centre ASEAN
The Wave of Tomorrow menjadi tema ketiga, yang menggambarkan kesamaan visi setiap negara anggota ASEAN untuk penggunaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi guna menjamin pembangunan berkelanjutan.
Tema keempat: The Epicentrum of Growth menjadi tema yang mengangkat keketuaan Indonesia tahun ini di ASEAN. Menampilkan visi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan, dan mengangkat potensi pertumbuhan setiap negara. Bagian ini berisi pilihan lagu-lagu yang semarak untuk menggambarkan kekuatan ASEAN.
Semua pertunjukan dilakukan di panggung terbuka dengan latar belakang gedung pencakar langit ibu kota yang disulap menjadi giant screen untuk permainan cahaya dan pertunjukan multi media.
Tema keempat: The Epicentrum of Growth menjadi tema yang mengangkat keketuaan Indonesia tahun ini di ASEAN. Menampilkan visi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan, dan mengangkat potensi pertumbuhan setiap negara. Bagian ini berisi pilihan lagu-lagu yang semarak untuk menggambarkan kekuatan ASEAN.
Semua pertunjukan dilakukan di panggung terbuka dengan latar belakang gedung pencakar langit ibu kota yang disulap menjadi giant screen untuk permainan cahaya dan pertunjukan multi media.

Dok. Media Centre ASEAN
Menu: Nusantara The Forest
Chef Arnold Poernomo terpilih untuk memimpin tim untuk menentukan menu makanan yang akan dihidangkan pada jamuan malam kenegaraan ini.
Arnold menjelaskan, menu bagi para tamu bertema Nusantara The Forest yang meramu berbagai jenis masakan dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam daftar menu disebutkan menu pembuka (appetizer) bagi para tamu Kepala Negara dan tamu VVIP adalah Kepiting Andaliman dari Sumatra Utara, terdiri dari mud crab salad (salad kepiting), buah semangka, andaliman pepper aioli (saus aioli andaliman), pumpkin seeds (kuaci), dan baby spinach (bayam).
Sedangkan untuk tamu-tamu VIP disajikan ASEAN Assiette (“piring” ASEAN) berupa chicken mushroom terrine (ayam jamur dimasak terrine-seperti kornet), bebek betutu tart (tarbebek betutu), beef curry puff (karipap sapi), dan seafood roulade (seafood gulung).
Untuk hidangan utama (main course) bagi tamu VVIP berupa daging kecap dari Jawa terdiri dari soy glazed Lampung wagyu cheek (daging pipi sapi masak kecap Lampung), kenikir chimichurri (saus kenikir), kentang, dan kubis brussel.
Sedangkan menu serupa untuk VIP adalah nasi campur Nusantara dari Sumatra Barat dan rawon dari Jawa Timur. Sajiannya terdiri dari nasi kemangi, braised beef short rib (iga sapi) dengan kuah rawon, acar timun, sosis ayam, dan sambal ayam pop.
Untuk menu penutup disajikan Nusantara Urban Forest (IKN) terdiri dari cokelat, spiced banana (pisang berbumbu), jasmine apple (apel melati), dan matcha moss (saus teh hijau).
Chef Arnold Poernomo terpilih untuk memimpin tim untuk menentukan menu makanan yang akan dihidangkan pada jamuan malam kenegaraan ini.
Arnold menjelaskan, menu bagi para tamu bertema Nusantara The Forest yang meramu berbagai jenis masakan dari sejumlah daerah di Indonesia. Dalam daftar menu disebutkan menu pembuka (appetizer) bagi para tamu Kepala Negara dan tamu VVIP adalah Kepiting Andaliman dari Sumatra Utara, terdiri dari mud crab salad (salad kepiting), buah semangka, andaliman pepper aioli (saus aioli andaliman), pumpkin seeds (kuaci), dan baby spinach (bayam).
Sedangkan untuk tamu-tamu VIP disajikan ASEAN Assiette (“piring” ASEAN) berupa chicken mushroom terrine (ayam jamur dimasak terrine-seperti kornet), bebek betutu tart (tarbebek betutu), beef curry puff (karipap sapi), dan seafood roulade (seafood gulung).
Untuk hidangan utama (main course) bagi tamu VVIP berupa daging kecap dari Jawa terdiri dari soy glazed Lampung wagyu cheek (daging pipi sapi masak kecap Lampung), kenikir chimichurri (saus kenikir), kentang, dan kubis brussel.
Sedangkan menu serupa untuk VIP adalah nasi campur Nusantara dari Sumatra Barat dan rawon dari Jawa Timur. Sajiannya terdiri dari nasi kemangi, braised beef short rib (iga sapi) dengan kuah rawon, acar timun, sosis ayam, dan sambal ayam pop.
Untuk menu penutup disajikan Nusantara Urban Forest (IKN) terdiri dari cokelat, spiced banana (pisang berbumbu), jasmine apple (apel melati), dan matcha moss (saus teh hijau).

Dok. Media Centre ASEAN
Malam itu juga disajikan menu khusus vegetarian secara lengkap. Salah satunya menu pembuka (appetizer) berupa salad semangka dari Sumatra Utara terdiri dari keju ricotta, kuaci, saus mustard, dan daun kale.
Sedangkan untuk tamu-tamu VIP, menu vegetarian yang disiapkan adalah rujak buah Jawa berisi compressed mango (manisan mangga), pickled young papaya (acar pepaya muda), pomelo (jeruk bali), pomegranate (delima), lime gel (agar-agar lemon), tapioca crackers (opak).
Disiapkan pula menu berisi olahan ikan untuk yang menyukai pescetarian, yakni nasi campur nusantara dan coconut curry (kari santan) yang merupakan masakan Sumatra Barat dan Jawa. Sekali lagi Indonesia menunjukkan kelasnya sebagai tuan rumah perhelatan kenegaraan Internasional. (f)
Baca juga:
Wapres AS Kamala Harris Datang ke KTT ASEAN Ke-43
Tari Khas Betawi, Geol Manis, dan Tari Walijamaliha Khas Banten Sambut Para Tamu KTT ASEAN Ke-43
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Sambut Tamu KTT ASEAN 2023 di Area Bernuansa Hutan Hujan Tropis
Sedangkan untuk tamu-tamu VIP, menu vegetarian yang disiapkan adalah rujak buah Jawa berisi compressed mango (manisan mangga), pickled young papaya (acar pepaya muda), pomelo (jeruk bali), pomegranate (delima), lime gel (agar-agar lemon), tapioca crackers (opak).
Disiapkan pula menu berisi olahan ikan untuk yang menyukai pescetarian, yakni nasi campur nusantara dan coconut curry (kari santan) yang merupakan masakan Sumatra Barat dan Jawa. Sekali lagi Indonesia menunjukkan kelasnya sebagai tuan rumah perhelatan kenegaraan Internasional. (f)
Baca juga:
Wapres AS Kamala Harris Datang ke KTT ASEAN Ke-43
Tari Khas Betawi, Geol Manis, dan Tari Walijamaliha Khas Banten Sambut Para Tamu KTT ASEAN Ke-43
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Sambut Tamu KTT ASEAN 2023 di Area Bernuansa Hutan Hujan Tropis
Petty S. Fatimah
Topic
#FeminaIndonesia, #Trending, #ASEAN


