Shopping List
Bye Bye Perang Harga! Tren Belanja Ramadan 2026 Bergeser ke Kualitas dan Layanan Anti-Repot

4 Mar 2026

Mulai kedua dari kiri: Amelia Tediarjo, Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo; Meinar Dyan Muslimah, E-Commerce Business Acceleration Lead Wardah;I Dewa Ayu Ratih Utami, E-Commerce Management Lead Klamby. Foto: Dok. Lazada


Musim belanja Ramadan 2026 kembali mencatatkan lonjakan transaksi digital, namun dengan pola perilaku konsumen yang berubah secara signifikan. 

Masyarakat kini tidak lagi sekadar tergiur oleh harga murah, melainkan semakin terencana dalam mencari produk bernilai jangka panjang di platform yang terjamin kredibilitasnya. Merespons pergeseran ini, Lazada Indonesia menggelar kampanye Lazada 3.3 Ramadan Mega Sale yang saat ini tengah berlangsung hingga 6 Maret 2026.

Diinfokan di tengah acara persnya di Jakarta, Jakpat Consumer & Commerce Outlook 2026 mencatat 95% konsumen usia 17-55 tahun kini memilih belanja online. Temuan diperkuat oleh data Nielsen tahun sebelumnya yang menunjukkan lonjakan belanja rumah tangga hingga 1,2 kali lipat selama bulan puasa.

Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia, Amelia Tediarjo, membenarkan tingginya antusiasme tersebut. Pihaknya mencatat tren kenaikan tajam pada kategori perlengkapan rumah, busana pria dan anak, serta lonjakan pembelian televisi dan gawai yang diprediksi terus meroket jelang Idulfitri.

Untuk mengakomodasi ini,  Lazada meluncurkan Layanan Instalasi Gratis untuk perabotan dan elektronik yang diklaim sebagai inovasi pertama di industri e-commerce Indonesia. 

Terobosan layanan purnajual ini melengkapi ekosistem penawaran Lazada yang mencakup cicilan nol persen hingga 12 bulan di LazMall, diskon brand hingga 95%, serta variasi promosi tematik seperti vocer makan dan paket sahur.

Ada juga sinergi bersama jenama lokal di LazMall, seperti peluncuran koleksi busana sarimbit dari Klamby dan paket kosmetik halal dari Wardah.

Strategi ini sinyal kuat bahwa era “bakar uang” melalui perang harga di industri e-commerce mulai bergeser. Konsumen Indonesia telah mencapai tahap kedewasaan digital sehingga keaslian produk, garansi layanan (seperti instalasi gratis), dan keamanan platform menjadi metrik utama sebelum bertransaksi.

Masa depan retail online adalah siapa yang mampu menawarkan ekosistem layanan yang paling bebas repot. (f)


Trifitria Nuragustina


Topic

#ramadan

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?