
Foto: Unsplash
Jangan bersedih jika Anda harus terpisah jarak dengan pasangan di masa pandemi. Ada sisi positif yang bisa diambil jika berhubungan jarak jauh dengan kekasih. Long distance relationship (LDR) bisa menguji sedalam apa perasaan Anda terhadap pasangan. Salah satu indikasinya adalah rasa rindu.
Ketiadaan kontak fisik akan menimbulkan rasa rindu pada orang yang dikasihi. Kory Floyd, profesor dari University of Arizona mengungkapkan konsep “skin hunger” atau ketiadaan afeksi fisik. Fenomena ini menjelaskan mengapa bicara melalui telepon atau video call tak akan bisa menandingi kebahagiaan yang timbul saat bertemu muka dengan pasangan.
Ada berbagai upaya yang bisa dilakukan untuk menggantikan kehadiran fisik tanpa teknologi. Ketiadaan fisik seseorang yang dicintai bisa terobati dengan benda yang ia kirimkan. Katheryn Maguire, profesor dari departemen komunikasi Wayne State University mengungkap efek menyembuhkan dari surat tulisan tangan, seperti yang dulu biasa dilakukan untuk berkomunikasi jarak jauh.
“Ada sesuatu yang spesial saat kita menyentuh benda yang telah disentuh orang yang disayangi. Begitupun dengan kertas surat, tulisan tangan, dan parfum yang disemprotkan ke surat. Seakan-akan orang yang mengirim benar-benar hadir,” jelasnya seperti yang dikutip dari BBC.com.
Maguire berpendapat terisolasi bersama pasangan justru dapat menimbulkan stres. “Di situasi seperti ini kita kehilangan batas-batas antara rutinitas kerja dan hubungan pribadi,” ujar Maguire. Pasangan yang selalu bersama di tengah pandemi mungkin tidak terbiasa menghabiskan waktu berdua dalam jangka waktu sepanjang ini. Saat kehidupan asmara, pekerjaan kantor, dan pekerjaan domestik jadi tumpang tindih, penting untuk menemukan ruang sendiri.
Hal senada diungkapkan oleh Erin Sahlstein Parcell, pakar komunikasi keluarga dan pernikahan dari University of Wisconsin-Milwaukee. “Penting untuk punya waktu masing-masing. Atau setidaknya menjalankan aktivitas maupun hobi masing-masing walaupun sedang bersama” ujarnya. Menurut Parcell menjalani hobi masing-masing bisa membantu memberi ruang sendiri yang penting untuk kebahagiaan individu. Inilah keuntungan orang-orang yang menjalani LDR. Mereka punya kesempatan untuk me time sekaligus menguji perasaan pada pasangan. (f)
BACA JUGA:
WWF Indonesia Kampanyekan “Beli yang Baik” di Masa COVID-19
5 Kebiasaan Konsumen yang Berubah di Masa COVID19, Peluang Bagi Pelaku Bisnis
Pemerintah Mulai Lakukan Uji Klinis Jahe Merah, Jambu Biji, dan Minyak Kelapa Sebagai Suplemen Cegah Corona
Topic
#LDR, #longdistancerelationship, #hubunganjarakjauh, #corona


