Dalam seks, prinsip 'practice makes perfect' harus diterapkan. Meski lebih banyak pria yang penasaran dengan posisi doggy style, bukan berarti kita tidak bisa menikmatinya. Menurut dr. Gina Anindyajati (physician) dari Klinik Yayasan Angsamerah, wanita juga akan mendapat keuntungan dari posisi ini. "Kalau dia percaya sama pasangannya, dia akan bisa menikmatinya juga. Pasalnya doggy style memungkinkan untuk menstimulasi erogenous zone atau titik-titik sensitif seksual pada kedua belah pihak." Kalau nggak dilatih nggak akan pernah mahir. Nah, buat Anda yang ingin menjajal doggy style, CC pilihkan lima variasinya untuk pemula yang bisa dicoba malam ini.
Downward Dog
Biasa disebut juga sebagai The Flat Iron atau Belly Flop. Posisi ini lebih relaks dibanding doggy style klasik.
Cara:
Wanita tetap bertumpu pada tangan dan lutut. Bedanya, perut diganjal satu bantal sehingga posisi bokong naik sementara lutut dan pahanya menempel ke kasur. Ini untuk membantu angle penetrasi agar pria bisa mencapai G-spot pasangan. Pria tetap berlutut mengikuti posisi wanita. Tangan pria bisa sambil memeluk pasangannya sehingga terasa lebih intim.
Tip Downward Dog:
Untuk kenikmatan lebih lama (longer pleasure) sebaiknya lakukan penetrasi lebih dangkal dan dengan ritme yang lebih pelan.
Pile High
Manfaatkan tumpukan bantal untuk mengoptimalkan sudut penetrasi. Menurut teorinya, nih, semakin dalam sudut penetrasinya maka akan semakin mudah mencapai fornix posterior serviks (leher rahim di bagian belakang) yang kurang terstimulasi bila dilakukan dalam posisi misionaris.
Cara:
Wanita berlutut dan telungkup di atas susunan beberapa bantal yang diletakkan di bawah pinggulnya. Pria tetap berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang.
Tip Pile High:
Wanita melekukkan badannya ke bawah sehingga pinggul semakin naik dan penetrasi masuk semakin dalam. Posisi ini akan menambah kenikmatan bagi wanita.
Mover and Shaker
Untuk posisi ini membutuhkan bantuan mesin cuci sebagai giant vibrator! Nggak heran sensasinya luar biasa—hati-hati kesetrum, ya, hi hi hi.
Cara:
Wanita berdiri membungkuk di atas mesin cuci hingga perut bersandar sepenuhnya pada mesin cuci. Pria juga berdiri di belakangnya dan berpegangan pada pinggul wanita saat melakukan penetrasi.
Hit the Spot
Agak mirip Fire Hydrant, tapi posisinya lebih relaks buat wanita. Bisa dibilang ‘kebalikan’ posisi misionaris. Must try for maximum pleasure!
Cara:
Wanita telungkup sementara pria berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang. Kaki wanita melingkari pinggang atau pinggul pria. Dalam posisi ini penis lebih mudah menyentuh G-spot.
The Turtle
Posisi membuat wanita tidak bisa bergerak karena seperti berada di dalam cangkang kura-kura. Tidak dianjurkan bagi wanita yang cepat sesak napas atau takut terhadap sensasi terperangkap.
Cara:
Pria berlutut dengan kedua kaki dibuka lebar. Wanita berlutut di depannya dengan posisi menungging dan kedua tangan memeluk lututnya. Posisi kepala menempel di kasur dan tidak boleh bergerak sama sekali.
Downward Dog
Biasa disebut juga sebagai The Flat Iron atau Belly Flop. Posisi ini lebih relaks dibanding doggy style klasik.
Cara:
Wanita tetap bertumpu pada tangan dan lutut. Bedanya, perut diganjal satu bantal sehingga posisi bokong naik sementara lutut dan pahanya menempel ke kasur. Ini untuk membantu angle penetrasi agar pria bisa mencapai G-spot pasangan. Pria tetap berlutut mengikuti posisi wanita. Tangan pria bisa sambil memeluk pasangannya sehingga terasa lebih intim.
Tip Downward Dog:
Untuk kenikmatan lebih lama (longer pleasure) sebaiknya lakukan penetrasi lebih dangkal dan dengan ritme yang lebih pelan.
Pile High
Manfaatkan tumpukan bantal untuk mengoptimalkan sudut penetrasi. Menurut teorinya, nih, semakin dalam sudut penetrasinya maka akan semakin mudah mencapai fornix posterior serviks (leher rahim di bagian belakang) yang kurang terstimulasi bila dilakukan dalam posisi misionaris.
Cara:
Wanita berlutut dan telungkup di atas susunan beberapa bantal yang diletakkan di bawah pinggulnya. Pria tetap berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang.
Tip Pile High:
Wanita melekukkan badannya ke bawah sehingga pinggul semakin naik dan penetrasi masuk semakin dalam. Posisi ini akan menambah kenikmatan bagi wanita.
Mover and Shaker
Untuk posisi ini membutuhkan bantuan mesin cuci sebagai giant vibrator! Nggak heran sensasinya luar biasa—hati-hati kesetrum, ya, hi hi hi.
Cara:
Wanita berdiri membungkuk di atas mesin cuci hingga perut bersandar sepenuhnya pada mesin cuci. Pria juga berdiri di belakangnya dan berpegangan pada pinggul wanita saat melakukan penetrasi.
Hit the Spot
Agak mirip Fire Hydrant, tapi posisinya lebih relaks buat wanita. Bisa dibilang ‘kebalikan’ posisi misionaris. Must try for maximum pleasure!
Cara:
Wanita telungkup sementara pria berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang. Kaki wanita melingkari pinggang atau pinggul pria. Dalam posisi ini penis lebih mudah menyentuh G-spot.
The Turtle
Posisi membuat wanita tidak bisa bergerak karena seperti berada di dalam cangkang kura-kura. Tidak dianjurkan bagi wanita yang cepat sesak napas atau takut terhadap sensasi terperangkap.
Cara:
Pria berlutut dengan kedua kaki dibuka lebar. Wanita berlutut di depannya dengan posisi menungging dan kedua tangan memeluk lututnya. Posisi kepala menempel di kasur dan tidak boleh bergerak sama sekali.


