Money
6 Tip Bebas Overbujet (Part 1)

25 Aug 2016


Foto: Fotosearch

Niat hati, sih, ingin mengatur gaji sebijak mungkin. Namun apa daya, belum sampai sebulan, kantong sudah kembang-kempis. Coba ikuti 6 tip dari Ira Hardanita, konsultan keuangan, untuk menyelamatkan kantong Anda.

1.    Sisihkan Dana untuk Tabungan
Hal pertama yang harus Anda lakukan ketika mendapat gaji adalah memisahkan bagian untuk ditabung (termasuk investasi dan dana darurat). Pastikan dana tersebut keluar maksimal H+3 dari tanggal gajian.

Untuk memudahkan—sekaligus mengamankan dari niat Anda menggunakannya—buka tabungan yang bisa mendebet otomatis dari rekening Anda. Dengan begitu, uang untuk tabungan masa depan Anda nggak terusik.
    
2.    Buat Daftar Pengeluaran Rutin
Anda harus selalu tahu berapa jumlah pasti pengeluaran wajib setiap bulan. Yang termasuk dalam kategori pengeluaran ini adalah segala hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain jika tidak kita bayarkan, seperti cicilan utang, listrik dan telepon, transportasi harian, bahkan uang arisan. Ingat, biaya entertainment jangan Anda masukkan dalam daftar ini.

Jika sudah menjumlahkan semua, Anda pun tahu berapa besar yang harus dikurangi lagi dari gaji dan berapa sisa yang bisa digunakan untuk hal lain. Untuk membuat lebih disiplin, Anda bisa membuat checklist pengeluaran wajib bulanan, tuh. Pastikan Anda sudah melunasi semua di awal bulan.

3.    Tinggalkan Kartu Kredit
Biasakan merencanakan penggunaan kartu kredit. Anda bisa membawanya ketika memang sangat membutuhkan fungsinya untuk kredit, misalnya ponsel hilang dan terpaksa membeli dengan mencicil. Atau pergunakan ketika ingin memanfaatkan fasilitas diskon atau point reward-nya.
    
Terlepas dari hal tersebut, ada baiknya kartu kredit Anda tinggal di rumah. Membawanya terus di dalam dompet bisa memancing sifat konsumtif Anda. Contohnya, Anda yang awalnya ingin langsung pulang setelah bekerja malah melipir ke mal untuk hangout atau shopping  karena mengandalkan kartu kredit. Ingat, kartu kredit berguna sebagai pengganti uang tunai, bukan dana cadangan!

4.    Simpan Semua Struk
Anda akan terkejut mengetahui ke mana saja larinya gaji Anda, terutama ketika kondisi kantong sudah memprihatinkan menjelang akhir bulan. Biasanya, sih, pengeluaran dalam jumlah kecil—tapi sering!—yang membuat kantong jebol, seperti untuk nongkrong di coffee shop atau nonton di bioskop.

Nah, untuk memudahkan mengontrol pengeluaran, kumpulkan semua struk dan jumlahkan. Anda tidak akan bingung lagi mencari tahu alasan gaji menipis karena memiliki perinciannya. Anda juga bisa tahu besarnya ‘pengeluaran tak terduga’ yang sering kali Anda ciptakan sendiri.

5.    Andalkan Makanan Rumah
Nggak ada salahnya makan di restoran selama nggak jadi kebiasaan. Jika ingin pergi bersama teman, sebaiknya Anda makan terlebih dulu di rumah. Jadi, Anda hanya perlu mengeluarkan uang untuk membeli minum atau camilan. Bawa juga bekal untuk makan siang di kantor.
    
Yang perlu Anda ingat, bukan hanya pengeluaran untuk makanan berat saja yang bisa menghabiskan uang Anda. Gorengan dan beragam jajanan lain yang Anda beli di sela bekerja juga berpotensi menipiskan dompet. Meskipun Anda hanya mengeluarkan sedikit uang ketika membelinya, jika dilakukan hampir setiap hari, jumlahnya lumayan juga, tuh.

6.    Memanfaatkan Recehan
Ngaku, deh, pasti Anda malas untuk menyimpan recehan dan sering membiarkannya tergeletak begitu saja. Mulai sekarang, hilangkan kebiasaan tersebut dan mulailah lebih menghargai uang recehan.
    
Gunakan recehan tersebut untuk transaksi kecil, seperti membayar ongkos transportasi atau parkir. Jika Anda merasa berat membawanya di dalam dompet, kumpulkan semua dalam celengan. Akhir bulan coba hitung isinya. (f)

Fanny Indriawati

 


Topic

#bujet

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?