Sering ketemu, suka ngobrol bareng, saling menunjukkan perhatian, tapiii kenapa si dia nggak kunjung ngajak kencan, ya?Padahal kalau dianalisis dari sikapnya, kelihatannya, sih, si dia juga suka pada kita. Kadang, cowok memang nggak pede ngajak gebetannya nge-date duluan karena takut ditolak. Kitalah yang harus pintar-pintar melempar umpan agar mereka berani 'menggigit!'
Sok 'murah'
Maksudnya bukan murahan, ya. Murah di sini adalah nggak memberi kesan kalau kita 'cewek mahal' yang sulit diajak ke sembarang tempat. Biasanya, cowok suka mundur duluan melihat cewek terlalu high maintenance (lain halnya kalau si dia tajir berat). Bukannya pelit, si dia cuma takut uangnya nggak cukup buat traktir kita di resto mahal.
Boleh jual mahal
Meski sudah berharap banget diajak kencan, nggak berarti kita menampilkan kesan bisa diajak pergi kapan saja. Terlihat too available membuat cowok yang terlahir sebagai 'pemburu' jadi kurang bersemangat. Maklum, karena kemungkinan besar kita langsung mengiyakan ajakannya, si dia merasa kurang tertantang. Akhirnya, si dia hunting cewek lain yang terlihat lebih sulit ditaklukkan dulu. Kalau gagal, baru, deh, kita jadi ban serep.
Bla, bla, bla...
Ngajak nge-date untuk pertama kali bukan hanya butuh persiapan dana dan mental, tapi juga harus punya bahan obrolan. Kebayang, dong, pergi hanya berdua (minimal) selama dua jam tentu butuh 'percakapan tek-tok' yang asyik. Tapi, nggak perlu trying too hard juga untuk selalu bersuara, apalagi sebentar-sebentar ketawa ngakak. Bukan hanya berisik, tapi juga kelihatan caper, tuh.
Sst!
Nggak perlu 'membisikkan' ke banyak pihak kalau kita lagi dekat dengan si dia. Jika si dia mendengar dari orang lain tentang hebohnya kita atas hubungan yang baru sebatas kenal, bahkan belum kencan! Si dia bisa keburu ilfeel dan mundur duluan. CC


