Money
6 Hal Yang Bikin Boros Pas Traveling

11 Aug 2014

Gara-gara tidak tahu harga lokal atau tidak pandai menawar, sering kali Anda membayar lebih dari harga sebenarnya saat berbelanja ketika traveling. Cari tahu apa saja yang sering dibayar lebih dari nilainya oleh turis sebelum kita berangkat traveling lagi.

1. Cendera mata
Cendera mata sering dilabelkan sebagai produk buatan tangan sehingga harganya meroket, padahal dibuat langsung dalam jumlah banyak--cara ini justru membuat ongkos produksi lebih murah.

Bandingkan dulu harga di antara beberapa penjual atau tokonya. Kalau banyak dijual di mana-mana, berarti barangnya tidak sespesial yang penjualnya tawarkan. Jika masih tetap ingin beli, tawar harga yang lebih rendah. Pelajari beberapa kalimat daam bahasa setempat untuk memudahkan negosiasi.

2. Laundry di hotel
Bayar Rp 100.000 untuk mencuci satu dress yang kena noda makanan? No way! Bersihkan noda dengan tangan sendiri memakai sampo yang ada di kamar mandinya. Atau, lebih baik, bawa persediaan baju uang cukup.

3. Taksi
Karena kita turis, biasanya tidak tahu lokasi atau jalanan tempat traveling. Ketidaktahuan ini dimanfaatkan sopir taksi berputar-putar dulu sebelum sampai tempat tujuan. Karena itu, cari tahu dulu berapa biaya taksi yang harus dibayar pada orang lokal (misalnya, staf hotel). Kalau perlu, negosiasi dengan sopir taksi bersangkutan. Tapi, lebih hemat lagi, gunakan saja angkutan umum, arahnya pun sudah pasti!

4. Airport Junk
Hampir semua barang yang dijual di bandara lebih mahal dari harga yang dijual di luar bandara, terutama kalau sudah melewati loket imigrasi. Pasalnya, Anda tidak bisa ke luar dari ruang tunggu dan mau tidak mau cuma bisa belanja di area ruang tunggu bandara.

Coba makan sebelum ke bandara atau bahkan sebelum boarding. Bawa botol kosong dan isi lagi pakai air siap minum (kalau ada) setelah melewati petugas keamanan. Dan, tidak perlu impulsif keluar masuk toko - toko di bandara, termasuk toko duty free.

5. Tukar mata uang
Hindari menukarkan di loket penukaran mata uang asing di bandara supaya tidak dibebani biaya administrasi dan komisi. Kalau menggunakan kartu kredit, tolak tawaran penjual membebani biaya berdasar mata uang negara kita sendiri--sering kali ada biaya ekstra tersembunyi.

6. Air
Jika negara tujuan Anda menyediakan banyak air yang bisa diminum pada tempat-tempat umum, nggak ada alasan membeli dan menciptakan sampah plastik dari air minum botolan. Air botolan di negara-negara tetangga harganya sangat mahal.

Kalau memang negara tujuan tidak menyediakan air siap minum di tempat umum, cek apakah hotel tempat Anda menginap memiliki water cooler untuk mengisi botol minum Anda. Jika tidak, bisa memasak sendiri air pakai poci perebus air elektrik dan isikan pada botol Anda. Hemat!

Meiranie Nurtaeni
Foto: Fotosearch




 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?