Health & Diet
Sering Merasa Lapar? Mungkin Ini Penyebabnya!

28 Aug 2019


Dok. Unsplash



Baru makan siang atau sarapan, eh, beberapa jam kemudian, kita sudah merasa lapar lagi. Dalam sehari bisa makan lebih dari tiga kali dalam porsi besar? Tenang, banyak orang mengalaminya, kok. Terkadang memang ada saat tertentu nafsu makan kita sangat besar. Tapi, nafsu makan besar ini bukan tanpa alasan, kok. Ini, nih, sebabnya…

SALAH PILIH SARAPAN
Sarapan sangat penting. Tapi, hati-hati dalam pemilihan menunya. Salah pilih sarapan akan berimbas pada pola makan seharian. Sebaiknya cari menu yang kaya protein untuk sarapan yang efektif mencegah kita terlalu banyak ngemil atau menginginkan makanan berlemak seharian.

KURANG TIDUR
Coba cek frekuensi tidur semalam. Kalau ternyata kurang dari lima jam, pantas saja kita akan merasa lapar saat bangun tidur. Soalnya kurang tidur meningkatkan kerja hormon gherlin yang bisa menyebabkan rasa lapar saat kita terbangun keesokan harinya. Parahnya, saat kita sangat lapar karena kurang tidur, kita jadi lebih tertarik pada makanan kaya karbohidrat.

DEHIDRASI
Kehausan dan dehidrasi membuat tubuh jadi lelah dan malas. Tubuh akan menangkap sinyal ini sebagai kekurangan energi sehingga kita justru mencari kalori untuk dikonsumsi—padahal sebenarnya, sih, kita sedang kehausan. Inilah yang disebut lapar palsu. Itu terjadi karena ada kebingunan di bagian hipotalamus (bagian otak yang mengatur nafsu makan serta haus. Oleh karena itu, para ahli kesehatan menyarankan agara kita meminum segelas air dulu saat merasa kelaparan.

BOSAN
Yap, bosan juga bisa membuat kita selalu merasa lapar dan malas. Saat bosan, kinerja dopamine, yaitu hormon yang memicu perasaan bahagia mulai menurun. Otak jadi mencari cara untuk memicu dopamine bekerja lewat makanan. Nah, jika kita bosan dan merasa lapar, lebih baik segera cari alternatif lain, misalnya mendengarkan musik atau membaca buku.

TERLALU BANYAK KARBOHIDRAT
Terutama makanan yang terbuat dari tepung putih, seperti kue-kue, biscuit, atau cookies yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat, namun langsung drop setelahnya. Lebih baik, nih, konsumsi karbohidrat kompleks yang banyak mengandung serat, seperti roti gandum, kacang-kacangan, ubi.

STRES
Saat stres, nih, detak jantung dan kinerja otot bakal meningkat. Kita seakan sudah mengeluarkan energi besar padahal, sih, hanya pengaruh otak yang sedang tertekan. Tubuh pun siap mencari makanan untuk mengisi ulang energi buat mengolah stres itu. Dengan kata lain, stres bisa membangkitkan nafsu makan dan membuat kita jadi merasa ingin makan makanan berlemak dan manis. (f)



BACA JUGA :
Ingin Sukses Terapkan Diet Mediterania? Ikuti Aturan Ini!
Diet Terbaik di Dunia yang Mudah Diterapkan di Indonesia
Ini Alasan Sarapan Sebaiknya Sebelum Jam 9 Pagi


Topic

#diet

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?