
Simple Plan/Warner
Album ini dibuka dengan petikan chord gitar yang nyaring dan entakan dentum drum yang sangat cepat, membakar semangat pencinta genre musik pop punk yang ternyata masih eksis. Bolehlah didengar untuk membangkitkan nostalgia zaman sekolah dulu. Dari sisi lirik, grup band ini terlihat lebih matang dan dewasa mengangkat tema-tema persoalan sehari-hari, ketimbang 14 tahun lalu saat mereka baru muncul.
Perlu waktu dua tahun bagi band asal Kanada ini untuk merampungkan album kelimanya. Pierre, Chuck, Jeff, Sebastien dan David masih setia menampilkan lagu-lagu beraliran pop-punk yang ringan di telinga, seperti dalam lagu I Don’t Wanna Be Sad. Band ini juga bereksperimen dengan mencoba gaya baru yang betul-betul pop dalam lagu I Don’t Wanna Go to Bed, berkolaborasi dengan Nelly. Seperti biasa, album mereka didominasi lagu riang yang bisa membangkitkan semangat. (f)


