Di satu sisi, kartu kredit memang memudahkan kita dalam bertransaksi, terlebih saat kebutuhan darurat. Tapi, kemudahan dari kartu kredit terkadang membuat kita jadi kebablasan. Tanpa disadari tunggakan sudah menggunung. Segera ikuti lima tip cerdas berikut, sebelum menjadi bangkrut.
Segera bayar lunas tagihan
Biar bagaimana pun kartu kredit bukanlah uang, melainkan pinjaman. Begitu tagihan kartu kredit sudah datang pada akhir bulan, jangan tunda untuk membayar lunas setiap tagihannya. Sehingga kita terbebas dari bunga dan denda.
Cukup satu kartu
Biasanya banyak orang tergiur untuk membuat kartu kredit lebih dari satu, karena manfaat dan discount merchant yang berbeda-beda. Tapi, sebaiknya hindari godaan tersebut. Semakin banyak kartu kredit yang kita miliki, semakin tinggi godaan untuk menggunakannya. Ujung-ujungnya tagihan pun jadi berlipat-lipat.
Perhatikan biaya tahunan
Ada beberapa kartu kredit yang memberi fasilitas dalam membayar biaya tahunan melalui poin yang kita dapatkan saat berbelanja. Tapi, jika tidak memiliki poin, cobalah bernegoisasi dengan pihak bank, sehingga biaya tahunan menjadi gratis. Kalau kita nggak mau ribet, pilih kartu kredit yang membebaskan biaya tahunan seumur hidup.
Sesuaikan limit kartu
Biar kita nggak terbebani dalam pembayaran, lebih baik sesuaikan limit kartu kredit dengan gaji. Sehingga kita akan membatasi penggunaan kartu kredit dengan sendirinya.
Cermat Bertransaksi
Gunakan kartu kredit di tempat-tempat yang memang mendukung kartu kredit kita. Kita bakal dikenakan biaya tambahan sebesar 3%, jika kartu kredit tidak sesuai dengan mesin kartu. Lumayan, kan? Ya, mau tak mau, kita harus melakukan pembayaran dengan uang tunai atau kartu debit. (GIE/FOTO:DOK.CITACINTA)
Segera bayar lunas tagihan
Biar bagaimana pun kartu kredit bukanlah uang, melainkan pinjaman. Begitu tagihan kartu kredit sudah datang pada akhir bulan, jangan tunda untuk membayar lunas setiap tagihannya. Sehingga kita terbebas dari bunga dan denda.
Cukup satu kartu
Biasanya banyak orang tergiur untuk membuat kartu kredit lebih dari satu, karena manfaat dan discount merchant yang berbeda-beda. Tapi, sebaiknya hindari godaan tersebut. Semakin banyak kartu kredit yang kita miliki, semakin tinggi godaan untuk menggunakannya. Ujung-ujungnya tagihan pun jadi berlipat-lipat.
Perhatikan biaya tahunan
Ada beberapa kartu kredit yang memberi fasilitas dalam membayar biaya tahunan melalui poin yang kita dapatkan saat berbelanja. Tapi, jika tidak memiliki poin, cobalah bernegoisasi dengan pihak bank, sehingga biaya tahunan menjadi gratis. Kalau kita nggak mau ribet, pilih kartu kredit yang membebaskan biaya tahunan seumur hidup.
Sesuaikan limit kartu
Biar kita nggak terbebani dalam pembayaran, lebih baik sesuaikan limit kartu kredit dengan gaji. Sehingga kita akan membatasi penggunaan kartu kredit dengan sendirinya.
Cermat Bertransaksi
Gunakan kartu kredit di tempat-tempat yang memang mendukung kartu kredit kita. Kita bakal dikenakan biaya tambahan sebesar 3%, jika kartu kredit tidak sesuai dengan mesin kartu. Lumayan, kan? Ya, mau tak mau, kita harus melakukan pembayaran dengan uang tunai atau kartu debit. (GIE/FOTO:DOK.CITACINTA)


